Banner sumsel

Pasar Tradisional di Palembang Belum SNI

PALEMBANG,koranindonesia.Id – Untuk meningkatkan perlindungan terhadap konsumen dan memberikan manfaat bagi pedagang, maka pasar tradisional harus sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Hanya saja, di Palembang belum ada pasar rakyat yang ber-SNI.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Hardayani mengatakan, dengan pasar yang sudah SNI dipastikan akan memberikan rasa aman kepada konsumen. Sehingga pasar tradisional tidak kalah dengan pusat perbelanjaan modern seperti mini market juga mall.

“Mindset masyarakat saat ini pasar tradisional itu kumuh, tidak bersih dan terkesan jorok. Maka pemerintah bersinergi dengan pedagang menata pasar dan pelayanan yang baik sehingga terbentuklah pasar yang ber-SNI itu,” katanya usai pelatihan pedagang pasar tradisional oleh Kementerian Perdagangan di The Zuri Hotel, Senin (12/11/2018).

Pasar rakyat yang sudah ber-SNI salah satunya adalah pasar yang sudah dilakukan revitalisasi. Syarat lainnya pasar bersih, memiliki jalur evakuasi, drainase, pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah, air bersih juga memiliki sirkulasi udara yang baik atau pasar tidak pengap.

“Di Palembang itu belum ada yang sesuai SNI, tapi kita ajukan pasar yang dinilai sudah memenuhi syarat,” katanya.

Palembang mengajukan Pasar 10 Ulu untuk menjadi pasar rakyat dengan standar SNI. Hanya saja ada beberapa syarat yang belum terpenuhi seperti administrasi pasar dan kebersihan drainase.

“Maka kita ikutsertakan pedagang Pasar Soak Bato, Padang Selasa, Kebun Semai dan Kamboja,  untuk mempelajari teknik pengelolaan usaha untuk pedagang pasar, agar memahami banyak dasar menjadikan pasar SNI,” jelasnya.

Kepala Subdit Bidang Fasilitasi Pusdiklat Kementerian Perdagangan, Harilinda mengatakan, SNI Pasar Rakyat sudah direncanakan dan sejalan dengan salah satu program Nawa Cita yakni pembangunan 5000 pasar.

“Dalam pembangunan 5000 pasar tersebut, diharapkan bisa terwujud K3L (Kebersihan, Keamanan dan Kesehatan Lingkungan) melalui penerapan SNI Pasar Rakyat,” katanya

SNI Pasar Rakyat bertujuan untuk menjadi pedoman dalam mengelola, membangun serta memberdayakan pasar rakyat.

“Dengan demikian Pasar Rakyat dikelola secara profesional dan menjadi sarana perdagangan yang kompetitif terhadap pusat perbelanjaan, pertokoan, mall, plaza, maupun pusat perdagangan lainnya, yang pada akhirnya juga dapat meningkatkan perlindungan terhadap konsumen,” terangnya. (Iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.