Pasal Anak Bertengkar, Nyawa Candra Melayang

 

LUBUKLINGGAU, koranindonesia.id — Nyawa Candra (32)  warga Kelurahan Taba Jemekeh Lubuk Linggau Timur II Sumatera Selatan tidak bisa diselamatkan setelah pisau menghujam perutnya. Kejadian ini berawal dari  bertengkar antar anak-anak. 

Dari informasi  yang dikumpulkan penganiayaan  ini berawal dari pertengkaran anak-anak  yang terjadi pada (11/03/2020) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Pasir Man II, RT. 03, Kelurahan Taba Jemekeh Kecamatan Lubuklinggau Timur II.

Menurut  Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa didampingi Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Diaz Oktora bahwa  kronologis kejadiaan diawali saat itu Muhammad (48), pulang berkerja dan mendapat laporan dari anaknya bahwa anak pertamanya Melda mengalami luka akibat lemparan  batu oleh anaknya Bari yang bernama Sela. 

Mendengar hal  tersebut Muhammad bersama istri dan anaknya Melda langsung mendatangi  rumah Candra (32) adik dari Bari untuk meminta pertanggung jawaban.

Sampai di tempat kejadian  terjadi cekcok antara Muhammad dengan Keluarga Bari  dimana Muhammad ditusuk pada bagian perut, kemudian pelaku Muhammad  mencabut pisau yang masih menancap di perutnya dan membalas menusuk Candra pada dada bagian depan sebelah kiri yang berakibat korban Candra  meninggal dunia di Rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau.

“Saat ini Anggota Saya sedang melakukan penjagaan terhadap Muhammad di Rumah Sakit Siti Aisyah, kemudian tadi pagi (12/03/2020) Kami juga telah mendatangi langsung rumah korban Candra meninggal dunia untuk berbelasungkawa dan menyampaikan pesan kamtibmas agar tetap menjaga emosi antara kedua belah pihak” ujar Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres  mengatakan kejadian ini seharusnya disikapi dengan arif dan bijaksana, sekecil apapun permasalahan sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan, bila terbentur terkait keamanan, di setiap kelurahan ada Bhabinkamtibmas dibantu Lurah dan Babinsa, melalui 3 Pilar ini dapat menjadi mediator dalam problem solving, apapun permasalahan di lingkungan agar tidak berimplikasi terhadap masalah yang lebih besar.

“Kami siap hadir, Kami siap membantu, semoga kehadiran kami bermanfaat dan kejadian ini menjadi pelajaran kita bersama” tutup Kapolres. (San)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.