Partisipasi Politik di Medsos Terkadang Semu

JAKARTA, koranindonesia.id – Pakar Komunikasi Politik, Lely Arrienie, mengatakan, dirinya pernah menjadi pembicara bersama teman yang mendeklarasikan tentang Golput.

“Jadi agak susah memang menarik pemikirannya. Karena dia bilang, bukankah tidak memilih itu adalah pilihan, sehingga kami berpartisipasi untuk tidak memilih, loh..yang namanya berpartisipasiu itu adalah memilih,” kata Lely dalam diskusi 4 Pilar MPR RI ‘Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat’ di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (25/2/2019).

Menurut Lely, dirinya sampai meminta orang itu untuk coba buka kamus dan mencari arti berpartisipasi.

“Dalam kamus itu jelas disebutkan, partisipasi itu ikut serta. Bukan ikut serta untuk tidak memilih. Lama-lama setelah di luar panggung, kemudia dia berfikir lagi. Saya bilang, coba tarik pemikiranmu kesini. Karena akademisi kemudian buka-buka teori, akhirnya tersentuh juga dan mudah-mudahan ke depan  ada perubahan paradigma,” terang Lely.

Ternyata setelah di kulik-kulik, jelas Lely, kenapa mereka tidak ingin berpartisipasi itu ada banyak soalnya. Kalau di Pilpres yang sekarang ini serentak yang kemudian dari 2004, 2009 dan 2014,  itu tingkat partisipasi berkisar pada angka 70 an persen. Maka tentu yang diharapkan kedepan nanti  terjadi pergeseran partisifasi politik itu,” tandasnya.

Lely memaparkan, partisifasi politik itu tinggi, tetapi partisifasi politik semu. Itu di medsos sejak di 2014, karena begitu bergairah, mendukung calon ini dan itu sampai berkelahi suami dan istri . temen-temen sesama  wartawan berkelahi dan segala macam ada yang didelete, unfriend, kayaknya partisifasi politiknya tinggi sekali.

“Namun ketika sampai di bilik suara dia membeku, no coment dan membeku dan gak ada sesuatu yang dilakukan untuk berfartisipasi. Jadi partisifasi politiknya semu maka angkanya berhenti di diangka 70 itu, menariknya partisifasi politik terhadap Pileg,  Ternyata dari pemilu ke pemilu lebih tinggi daripada ke Pilpres,” katanya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.