Banner sumsel

Panwaslu Lubuklinggau Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang

LUBUKLINGGAU,koransumatera.com – Panwaslu Kota Lubuklinggau menggelar Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang serta Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 yang berintegritas,  kegiatan dipusatkan di lapangan Hotel Hakmaz Taba, Rabu (14/2/2018).

Ketua Panwaslu Kota Lubuklinggau Mirwan mengatakan, deklarasi bertujuan untuk mencegah terjadinya politik uang, politisasi SARA selama tahapan pilkada, sekaligus sosialisasi kepada masyarakat bahwa politik uang itu tidak benarkan UU.

“Bahwa dari pemilu ke pemilu politik uang itu semakin marak kita lihat dulu tahun 1999 politik uang tidak terlihat sama sekali. Ditahun 2004 mulai nampak sedikit demi sedikit dan di tahun 2009 mulai ramai politik uang apalagi di tahun 2014,” katanya.

Menurut Mirwan, Banwaslu mempunyai komitmen untuk mencegah dan menindak pelaku politik uang sesuai dengan aturan yang  berlaku.

“Untuk sanksi pidana, kalau terbukti melakukan money politik baik itu pemberi maupun penerima akan dihukum minimal 3 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta,”ujarnya.

Hadir dalam Deklarasi Tolak dan Lawan Politik Uang serta Politisasi SARA, Ketua KPU Lubukkinggau Efriadi Suhendi, Asisten II Pemkot Lubukkinggau, Kejari, Kapolres, Panwascam, PPL, PPK serta Pasangan Calon Walikota Dan Wakil Walikota,”pungkasnya.

Reporter : Shandi April

Editor : Elan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.