Banner sumsel

Panwas Banyuasin Temukan Ribuan  Pemilih Bermasalah

BANYUASIN,kornindonesia.id-Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Banyuasin menemukan ribuan data pemilih yang terdaftar sementara bermasalah. Data itu berasal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuasin.

Ibzani Panwas Banyuasin bidang  Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga  mengungkapkan jajarannya menemukan data pemilih yang terindikasi bermasalah di 19 Kecamatan ada sebanyak 8016 nama yang terindikasi tidak memenuhi persyaratan (TMS) dan 2040 kesalahan data.

“Jadi panwaslu menerima data DPS dari KPU Banyuasin by name by address. Selanjutnya, jajaran kami melakukan pencermatan bersamaan dengan tahapan uji publik,” terang dia, saat ditemui di ruang kerjanya,Jumat (6/04/2018).

Ibzani menguraikan, dari ribuan data pemilih yang bermasalah, ditemukan pemilih ganda identik, yaitu kesamaan nama, nomor induk keluarga (NIK), nomor kartu keluarga (KK), dan alamat.

“Kami temukan kesalahan penulisan nama pemilih nama, kesalahan alamat pemilih, kesalahan tulis data pemilih, dan elemen tidak lengkap lainnya,” beber dia.

Pihaknya juga menemukan pemilih tidak dikenal, pemilih tidak cukup umur dan pemilih telah meninggal dunia juga ditemukan pemilih yang pindah domisili.

“Saat ini pemilih yang bermasalah terdaftar dari hasil uji publik tersebut sebanyak 3774 pemilih,” tandas dia.

Sementra, Komisioner KPU Banyuasin Salinan, S.Sos, M.Si  mengatakan KPU Banyuasin memang mengharapkan ada masukan atau rekomendasi dari Panwaslu Kabupaten Banyuasin, khususnya dalam tahapan uji publik DPS.

“Khusus kepada Panwas diminta agar DPS ini dicermati dan kemudian memberi rekomendasi secara tertulis kepada KPU Banyuasin. Masukan itu penting karena panwas berperan turut menentukan derajat data pemilih kita,” kata Komisioner KPU Banyuasin Salinan, saat dihubungi via telpon Jumat (6/04)

Dikatakan dia, memang hasil uji publik dan pencermatan DPS juga menemukan 8016 pemilih tak memenuhi syarat. Ada juga laporan pemilih yang mengoreksi data dan laporan pemilih baru.

“Ya memang ada 8016 pemilih tak memenuhi syarat dan 2040 yang salah data dan kesalahan ini dari setiap PPK di 19 Kecamatan semuanya akan di perbaiki,” jelas dia .

Tokoh Pemuda Banyuasin, Salim GM mengapresiasi Panwaslu yang terus menerus berupaya mengkoreksi setiap tahapan Pilkada termasuklah DPS ini.

“Luar biasa kami acungi dua jempol kinerja Panwaslu mengawal lajunya Pilkada agar terciptanya Perta demokrasi damai, DPS hingga nanti di tetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) merupakan kunci dari keberhasilan pemilu,” ujarnya

Dia  juga meyakinkan bahwa  Panwaslu yang tergabung dalam Gakumdu  tidak sendirian  bekerja karena masyarakat mendukung penuh upaya tersebut..

“Kami yakinkan bahwa Panwaslu tidak sendirian kami ada bersama kalian, kata kuncinya jika hasil DPT yang di keluarkan KPU benar dan tidak meleset Pilkada maka tentulah menghasilkan Pilkada yang berkualitas,”tegasnya

Sumbangsih sebagai masyarakat Banyuasin yang menginginkan pilkada berkualitas tentu jadi harapan bersama, dengan demikian jangan sampai masyarakat jadi korban oleh sistem atau proses pilkada bermasalah.

“Jika nanti ditemukan ada pelangaran hukum dan kesalahan dalam prosesnya dalam tahapan pesta ini bermasalah kami  akan kami laporkan ke Gakumdu dan MemPTUN-kan proses pilkada nantinya, tidak hanya disitu kami akan melakukan aksi demo besar besaran secara damai, agar terwujudnya Pilkada berkualitas dan bermartabat,” jelasnya.(wal)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.