Banner sumsel

Pangdam Resmikan Pembangunan Pusdiklat Maitreya Sriwijaya

BANYUASIN, koranindonesia.id – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto didampingi Bupati Banyuasin Supriyono SA melakukan peletakan batu pertama Pusdiklat Maitreya Sriwijaya di Desa Talang Buluh, Kecamatan Talang Kelapa, Senin (23/4/2018).

“Semoga Pusdiklat ini dapat memberikan manfaat bagi umat Buddha” pesan Bupati mengawali sambutannya.

Dikatakan Bupati Banyuasin, agar kedepan pusdiklat ini dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat, serta mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang makin maju, adil, damai dan harmonis.

Supriyono juga menyebutkan, bahwa kerukunan umat beragama di Banyuasin sangat baik, yang terlihat dengan tidak pernahnya terjadi konflik horizontal antar pemeluk agama yang berbeda keyakinan.

“Pada prinsipnya, bangsa kita adalah bangsa yang majemuk. Namun dapat hidup rukun aman dan damai, bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita menjalin persatuan dan kebersamaan yang dijiwai semangat Bhinneka Tunggal Ika,” lanjut Bupati didampingi sejumlah tokoh masyarakat tionghoa di Banyuasin.

Diharapkannya, harmoni dan toleransi yang menjadi pondasi dari kehidupan masyarakat yang baik sesuai dengan falsafah Pancasila dapat tumbuh dengan subur di Banyuasin. Ia menilai umat Buddha turut serta dalam menciptakan kehidupan yang damai di Bumi Sedulang Setudung ini.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Ketua Pembina Federasi INLA Master Wang Tzu Guang menyampaikan terima kasih atas kehadiran para pejabat pemerintah dan masyarakat setempat. “Ini membuktikan bahwa kehidupan toleransi antar umat beragama di Banyuasin patut diapresiasi,” kata Master Wang

Peletakan batu pertama dihadiri Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI AM Putranto, Bupati Banyuasin, Pembina Federasi INLA (International Nature Loving Association) Master Wang Tzu Guang, Kepala OPD, Camat Talang Kelapa, Ketua Dewan Kehormatan Yayasan Maitreya MP Citra Wira, Ketua Dewan Kehormatan PT Mega Ceria Lestari MP Selamet Santoso, didampingi sejumlah tokoh agama, dan tokoh masyarakat. (wal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.