Banner sumsel

Palang Pintu Perlintasan Terbuka, Kereta Api Jayakarta Hantam Sebuah Mobil dan Empat Sepeda Motor

SOLO, KoranIndonesia.id – Kereta Jayakarta jurusan Solo Balapan – Yogyakarta menghantam sebuah mobil dan empat sepeda motor di palang kereta api Purwosari, Kecamatan Laweyan, Kota Solo pada Senin (21/5) malam. Akibat peristiwa tersebut, mobil sempat terseret sekitar 100 meter.

Informasi yang dihimpun, sebuah kereta api Cocorico melintas di kawasan tersebut. Lalu, pintu palang kereta api ditutup. Setelah kereta itu melintas, palang kereta api kembali dibuka. Hingga akhirnya, sebuah mobil jenis Toyota Yaris B 1992 EKZ beserta empat sepeda motor lainnya melintas.

Nahas, dari arah timur kereta Jayakarta melintas dengan kecepatan sedang. Hingga akhirnya, menghantam mobil beserta empat sepeda motor lainnya yang hendak melintasi perlintasan kereta api.

Kanitlaka Satlantas Polresta Solo, Iptu Bambang Subekti mengatakan, akibat peristiwa tersebut enam orang mengalami luka-luka. Saat ini mereka tengah di rawat di rumah sakit.

“Beruntung peristiwa ini tidak mengakibatkan korban jiwa,” kata Bambang.

Usai peristiwa tersebut, ratusan warga nampak memadati kawasan palang kereta api untuk melihat kondisi mobil warna putih itu yang terseret kereta api. Sejumlah tim dari SAR, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan masih banyak yang lain berupaya mengevakuasi bangkai mobil yang berada di rel kereta api. Dalam evakuasi yang memakan waktu selama dua jam tersebut, tim disulitkan dengan kondisi padatnya jalur kereta api yang membuat mereka harus ekstra hati-hati. Namun akhirnya, dengan kegigihan yang mereka miliki bangkai mobil berhasil dievakuasi.

Terpisah, salah seorang korban kecelakaan, Veronika Beta Kurniawati mengatakan, saat peristiwa itu terjadi palang pengaman perjalanan kereta api dalam posisi terbuka. Sehingga, sejumlah kendaraan langsung melintas tanpa mengetahui adanya kereta api.

“Saat itu, tiba-tiba saya dihantam. Entah apa yang terjadi, tiba-tiba sudah sampai sini (RS Panti Waluyo-red),” ungkap Veronika sambil menahan sakit.

Akibat peristiwa tersebut, enam orang mengalami luka. Mereka diantaranya,  Veronica Beta Kurniawati (20) warga Serengan, Hardiyanto (24) warga Laweyan, Aji Kurniawan (22) warga Laweyan, Mareta Intan Kayana Putri (20) warga Jebres, Bagus Herman Priambodo (20) warga Jakarta Selatan, dan Anya Safira Cahya Risky (20) warga Pati. (ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.