Banner sumsel

Pacar Sedang Hamil Dua Bulan, Kedua Anaknya pun Disodomi

PALEMBANG, koranindonesia.id – DR (31) warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang, melaporkan pacarnya, DO (27) warga Jalan H Umar, Kelurahan 30 Ilir, ke Polresta Palembang, Senin (26/11/2018.

DR melaporkan DO, karena diduga telah menyodomi kedua putra kesayangannya yang masih dibawah umur yaitu, SEJ (10) dan NCJ (6), di rumahnya pada September 2018 silam, sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam kondisi hamil muda, ibu kedua bocah korban ini menceritakan, dirinya baru mengetahui kondisi kedua anaknya itu, setelah anak bungsunya NCJ mengeluh mengalami perih di duburnya. Menurut DR setelah dilakukan pemeriksaan diketahui ternyata terdapat luka.

“Kejadiannya memang sudah dua bulan lalu. Terungkapnya baru hari ini, waktu itu saya pulang subuh. Saya lihat anak saya NCJ belum juga tidur. Saya tanya penyebabnya, dia mengatakan duburnya perih. Lantas, saya periksa sendiri, ternyata nampak memerah dan luka,” papar Ibu korban yang mengaku sedang hamil dua bulan oleh perbuatan pelaku juga.

Dilanjutkan DR, jika pacarnya itu kerap berprilaku tidak baik terhadap dirinya, mungkin ia bisa memaklumi, karena antara dirinya dan pelaku saat ini tengah menjalani hubungan pacaran.

“Namun tidak untuk anak saya. Dia tega menyodomi kedua anak saya. Serasa tidak yakin, saya bertanya kepada anak saya yang lain, ternyata keluar omongan, kalau om DO yang telah menyodominya. Anak sekecil itu tidak mungkin berbohong. Apalagi dengan ancaman akan membunuh saya, jelas mereka anak-anak pasti takut,” jelasnya dihadapan petugas, Senin (26/11/2018).

Dengan dilaporkan ini, tambah DR, dirinya sangat berharap agar polisi dapat menangkap pelaku. “Saya tidak sangup melihat dia (pelaku) bebas, dan mengancam anak saya,” tandasnya.

Menanggapi kejadian itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Ipda Henny Kristyaningsih membenarkan, adanya laporan korban yang dalam proses penyelidikan.

“Perkaranya baru kita terima, kini kita masih selidiki,” singkatnya, saat diwawancarai di ruang kerjanya.

(fhy)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.