Banner sumsel

PA 212 Minta Kepolisian Usut Penganiayaan Ratna Sarumpaet

JAKARTA,koranindonesia.Id-Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyebut penganiayaan terhadap aktivis perempuan Ratna Sarumpaet merupakan perbuatan sangat keji dan tidak bermoral. Untuk itu, pihaknya meminta kepolisian mengusut tuntas dan menangkap pelakunya.

Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif meminta kepolisian untuk menangkap dan memproses pelaku penganiayaan Ratna Sarumpaet sesuai dengan hukum yang berlaku.

Slamet menyesalkan terjadinya aksi penganiayaan terhadap Ratna yang membuat lebam wajah aktivis perempuan tersebut.

“Saya mengutuk keras kejadian itu, itu tindakan pengecut  dan tidak bertanggung jawab, mirisnya lagi yang dianiaya itu perempuan dan sudah berumur,” katanya kepada wartawan dalam keterangan pers, di Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Dalam kesempatan itu Slamet menyerukan kepada segenap aktivis untuk mendoakan kesembuhan Ratna Sarumpaet. Dia juga menghimbau agar PA 212 mulai waspada dan lebih mengguatkan barisan, sebab dengan adanya penganiayaan menandakan negara ini sudah menabuh genderang perang.

“Kami masih menunggu tindakan kepolisian dalam kasus penganiayaan terhadap Ratna ini, kami menginginkan pelaku pengeroyokan ditangkap secepatnya dan diadili sesuai dengan perbuatannya,” tegasnya.

Saat ditanya mengenai langkah yang diambil PA 212 dalam kasus ini, Slamet mengakui akan mengambil langkah. Namun langkah tersebut belum bisa diberitahu mengingat pihaknya masih menunggu tindakan dari kepolisian sejauh mana mereka mengungkap kasus penganiayaan itu.

“Pasti ada langkah yang kami ambil, tapi kan ini tugas polisi, kami percaya kepolisian bisa mengungkap kasus ini secepatnya, ” tandasnya. (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.