Banner Pemprov 2020
Banner september

Optimasi Program dan Anggaran PC-PEN, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Penanganan Covid-19

JAKARTA, koranindonesia.id – Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), sesuai jadwal yang telah ditetapkan, kembali menggelar Rapat Pleno yang diselenggarakan setiap hari Jumat mulai pukul 16.00 WIB.

Kali ini, selain membahas tindak lanjut dari rapat Pleno yang lalu untuk melakukan perubahan Perpres 82/2020, hal yang menjadi fokus bahasan adalah strategi optimalisasi program dan anggaran PC-PEN untuk mendorong upaya penanganan Covid-19 dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Rapat Pleno ini membahas monitoring dan evaluasi berbagai program PC-PEN dan tindak lanjut Rapat Pleno lalu, yang telah ditindaklanjuti dengan pengajuan 2 RPerpres, yaitu RPerpres Perubahan Perpres 82/2020 dan RPerpres tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai Rapat Pleno, di Jakarta, dikutip dari kominfo.go.id

Dalam rapat koordinasi itu dibahas perkembangan situasi Covid-19 di Indonesia s.d. hari ini tercatat sebagai berikut:

GLOBAL: Jumlah kasus sebanyak 26,121,999 kasus, Recovery Rate 70,4%, Jumlah kematian 864,618 (CFR= 3,3%) di 215 Negara Terjangkit.
INDONESIA: Jumlah kasus sebanyak 187,537 kasus, Jumlah Sembuh sebanyak 134,181 kasus (Recovery Rate 71,5%), Jumlah meninggal sebanyak 7,832 kasus (CFR= 4,2%). Recovery Rate Indonesia lebih tinggi daripada global.
Jumlah Tes di Indonesia sebanyak 2,3 juta orang, lebih tinggi dari negara-negara lain, kecuali Italia (8,8 juta orang) dan Chile (2,4 juta orang). Sedangkan Jumlah Tes per 1 juta Penduduk= 8,552 orang.
Provinsi dengan jumlah kasus tertinggi: DKI Jakarta= 43.400 (23,6%); Jawa Timur= 34.655 (18,8%); dan Jawa Tengah= 14.670 (8,0%).
Provinsi dengan Kesembuhan Tertinggi: Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Kalimantan Barat, dan Gorontalo.
Provinsi dengan Kematian Terendah: Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.
“Penanganan Covid-19 akan fokus di beberapa provinsi dengan target menurunkan indikator dari Merah menjadi Kuning/Hijau sebelum pelaksanaan Pilkada,” ujar Menko Airlangga.

Adapun Strategi Penanganan Covid-19 yang akan terus menjadi perhatian adalah dengan mengurangi penyebaran Covid-19 melalui gerakan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak) dan 3 T (Test, Trace, dan Treat). Selain itu, strategi untuk menurunkan tingkat kematian melalui peningkatan fasilitas dan kapasitas Layanan Kesehatan (Puskesmas, Rumah Sakit) dan Dukungan Tenaga Kesehatan.

“Kampanye masif Gerakan 3 M terus akan dilanjutkan. Kampanye Memakai Masker yang tadinya sampai tanggal 6 September 2020 ini, tetap akan diteruskan dan akan lebih masif lagi. Sedangkan kampanye Menjaga Jarak akan dilaksanakan pada periode 7 September 2020 s.d. 6 Oktober 2020. Lalu kampanye Mencuci Tangan akan dilaksanakan mulai 7 Oktober 2020 s.d. November 2020,” tegas Airlangga.

(MT)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.