Banner sumsel

Operasi Patuh Musi, Pelanggaran Didominasi Pengendara Motor

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Patuh Musi 2019 yang dilakukan Direktorat Lalulintas Polda Sumsel dan seluruh jajaran, diketahui bahwa pelanggaran didominasi pengendara sepeda motor.

Bahkan sejak dilaksanakan pada 31 Agustus hingga 14 September, Operasi Patuh tahun ini  angka pelanggaran meningkat sampai 37 persen dibanding tahun lalu.
Berdasarkan catatan kepolisian, 2018 lalu tindakan tilang dan pengandangan kendaraan ada sebanyak 11.387 tindakan, sedangkan tahun ini naik menjadi 15.700 tindakan.

“Pelanggaran umumnya dilakukan kendaraan roda dua, antara lain pengendara melawan arah sebanyak 1.050 pelanggaran atau naik 9 persen dan tidak mengenakan helm sebanyak 4.676 pelanggaran sehingga naik 17 persen pada tahun lalu 3.971 pelanggaran,” ujar Dirlantas Polda Sumsel Kombes Pol Dwi Asmoro melalui Wadir Lantas AKBP Dwi Sulistyawan.

Menurutnya, dari pelanggaran yang dilakukan pengendara baik roda dua maupun roda empat, pihaknya mengeluarkan sebanyak 13.637 surat tilang atau naik sebanyak 37 persen dari tahun 2018 sebanyak 9.911 surat tilangan.

Sedangkan, untuk teguran terhadap pengendara dalam Operasi Patuh juga mengalami kenaikan sebanyak 39 persen atau 2.063 tegura  ketimbang tahun 2018 sebanyak 1.476 teguran. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.