Banner sumsel

Operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi 2019, Upaya Tekan Angka Kecelakaan

SOLO, koranindonesia.id – Jumlah kecelakaan di Kota Solo tahun ini meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2018. Untuk menekan angka kecelakaan, Polresta Solo menggelar operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi yang dimulai pada Senin (29/4/2019) hingga dua pekan mendatang.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, jumlah angka pelanggaran maupun kecelakaan di Kota Solo selalu dinamis. Namun, Polresta Solo selalu berupaya untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kota Solo.

“Nanti berbagai sektor di Kepolisian akan dimaksimalkan termasuk mengoptimalkan penerapan e-tilang. Kami akan melakukan edukasi untuk menyadarkan bahwa keselamatan merupakan hal yang utama. Namun, apabila ditemukan pelanggaran tetap akan dilakukan penegakan hukum,” terang Ribut dalam kegiatan apel operasi Keselamatan Lalu Lintas Candi di Mapolresta Solo, Senin (29/4/2019).

Menurutnya, penegakan hukum merupakan upaya Kepolisian untuk melindungi masyarakat dari pelanggaran yang berpotensi kecelakaan. Sehingga menimbulkan efek jera bagi pelanggar lalu lintas.

Sementara itu, Wakasatlantas Polresta Solo, AKP I Made Ray Wardana, mengatakan jumlah kecelakaan pada Januari hingga bulan April Tahun 2018 dibandingkan jumlah kecelakaan tahun ini terjadi peningkatan. Tercatat sebanyak 275 kasus kecelakaan dengan korban luka ringan sebanyak 296 orang pada tahun lalu. Jumlah itu meningkat pada tahun ini yakni 354 kasus kecelakaan dengan korban luka ringan sebanyak 373 orang.

“Jumlah korban meninggal terjadi penurunan satu orang, pada tahun lalu sebanyak 17 orang pada tahun ini 16 orang meninggal. Kecelakaan muncul lebih pada faktor manusianya yang tidak tertib berlalu lintas,” ungkap Made.

Pihaknya berharap, operasi Keselamatan Lalu Lintas 2019 mampu menekan angka pelanggaran dan berimbas pada menurunnya angka kecelakaan. (ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.