Banner sumsel

Oknum Kades dan Kepsek Dalangi Perusakan Kapel di Ogan Ilir

PALEMBANG, koranindonesia. Id -Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel berhasil mengamankan sepuluh tersangka perusakan Kapel di Desa Mekar Sari, Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, beberapa waktu yang lalu.

Dari kesepuluh tersangka yang diamankan, dua diantaranya otak aksi perusakan. Mereka adalah oknum Kades Rantau Alai Aswin alias Ilyas (45) dan Kepsek SMA di Rantau Alai Afifudin alias Afif (56).

“Oknum Kades dan Kepsek ini penyandang dana dan aktor intelektual. Mereka memberikan uang pada tersangka lainnya masing-masing Rp1 juta, jadi total semuanya Rp2 juta,” jelas Kapolda Sumsel Irjend Pol Zulkarnain Adinegara.

Sementara, delapan pelaku lainnya Usmanadi alias Anom (43), Haryono alias Yono (32), Yusri alias Wahri (39), Anwari alias Wahri (39), Wahri (41), Panhar (30), Mara Halim alias Pande (39) dan Irawan Alias Wanita Kopo (36).

“Masih ada dua pelaku yang buron. Peran mereka hanya ikut-ikutan saja,” tambah Kapolda dalam gelar perkara kasus perusakan Kapel di Mapolda Sumsel, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Kemuning, Rabu (21/3) sekitar pukul 14.00.

Dirinya mengungkapkan, perusakan berawal adanya salah satu tersangka yang tidak setuju dengan peresmian kapel dikarenakan izinnya tidak lengkap. “Para tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh anggota kita,” tuturnya.

Selain dikenakan Pasal 170 KUHP dan Pasal 187 KUHP, AS dan AF dijerat Pasal 55 junto Pasal 55 KUHP dengan ancaman di atas 12 tahun penjara. “Walaupun hanya memerintahkan, tetapi hukumannya sama dengan melakukan,” ujarnya.

Di sisi lain, tersangka Usmanadi mengakui perbuatannya. Ia mengatakan, perusakan itu dikarenakan iri dengan kondisi kapel yang lebih bail setelah direvitalisasi. “Saya seperti kesetanan dan menyesal,” cetusnya.

Ia mengungkapkan, perbuatannya itu dilakukan secara spontan. Sebelum melakukannya, dirinya berkordinasi dengan yang lain dan menerima uang Rp1 juta dari Afif serta Rp1 juta dari Aswin untuk membeli makanan. “Perusakan sendiri hanya satu jam, jadi memang spontan,” pungkasnya. (ard/dp).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.