Banner sumsel

November Mendatang, Benih Ikan Jelawat Ditebar di Sungai Ogan

BATURAJA,koranindonesia.Id – Untuk menambah populasi ikan Jelawat di Sungai Ogan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada tahun ini berencana akan  menebar 17 ribu benih Ikan Jelawat.

“Rencananya benih ikan itu akan dilepas secara serentak oleh pemerintah daerah setempat pada November 2018,” kata Kepala Disnakan OKU, Tri Aprianingsih, Kamis (11/10/2018).

Dia mengatakan, benih Jelawat ini akan ditebar di beberapa titik kawasan Sungai Ogan agar dapat berkembang biak untuk memenuhi kebutuhan ikan bagi masyarakat di wilayah itu.

“Untuk titik pelepasan benih di sungai belum ditentukan karena masih kami cari lokasi yang tepat,” katanya.

Dia mengemukakan, benih ikan Jelawat yang akan dilepas serentak pada tahun ini dibeli dari Balai Benih Ikan dari Provinsi Jambi dan Lampung untuk ditebar di Sungai Ogan Kabupaten OKU.

“Untuk anggarannya menggunakan dana APBD OKU tahun anggaran 2018 dan dibantu pendanaan dari sejumlah perusahaan yang ada di kabupaten setempat,” jelasnya.

Menurut dia, kegiatan ini sudah kedua kalinya dilakukan pemerintah daerah setempat melalui Disnakan OKU yaitu pada 2017 pihaknya juga sudah menebar sebanyak 45 ribu benih ikan jenis Nila di Sungai Ogan.

Kegiatan tersebut merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk melestarikan Sungai Ogan dengan menebar benih ikan guna menambah jumlah populasi habitat hewan air ini di sungai agar jumlahnya bertambah banyak.

“Kalau ikan di sungai berlimpah masyarakat khususnya yang bermukim dekat dengan sungai tidak sulit menangkap ikan untuk dikonsumsi ataupun dijual,” kata dia.

Hanya saja dia menegaskan, penangkapan ikan jangan dilakukan dengan cara ilegal seperti menggunakan alat setrum listrik atau menabur racun di sungai karena dapat merusak ekosistem habitat hewan air tersebut.

Dia mengimbau, penangkap ikan harus dengan cara yang ramah lingkungan seperti menggunakan jala agar benih ikan yang masih kecil dapat berkembang biak.

“Saat ini kami juga sedang membangun rumah jaga di lima titik yang tersebar di beberapa kecamatan di OKU untuk tempat penjagaan Kelompok Masyarakat Pengawasan (Pokmaswas) Sungai Ogan yang bertugas mengawasi aktifitas penangkapan ikan di sungai,” ujar dia. (tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.