Netizen di OKU Salahkan Pemerintah Soal Jalan Rusak yang Menimbulkan Korban Jiwa

#korban Laka teryata warga Lampung

Baturaja,koranindonesia.id –Dampak dari laka lantas yang terjadi hari ini mendapat tanggapan dari kalangan nitizen  di media sosial khususnya warga OKU. Netizen menyalahkan Pemerintah yang tak peduli kerusakan jalan di Kawasan OKU hingga sering mengakibatkan korban jiwa dari kalangan masyarakat kecil.

Netizen turut prihatin dan  menyayangkan kerusakan jalan yang menyebabkan kecelakaan. Pantaun dibeberapa media sosial Facebook dan Instagram nitizen sangat prihatin seperti diucapkan akun facebook Idris Taminawa.

“moga bukan keluarga dr pejabat oku korban itu.lobang banyak sampe dak ado pilihan lagi men bejalan.masak kalah samo daerah laen.dak malu apo samo amanah yang dikasih,”tulisnya.

“Pengguna jalan harus ekstra hati-hati karena lubang dimana mana,”tulis Bowo Sunarso akun facebook lainya.

Hal senada ditulis akun Arnold Adib Tou begini tulisanya.  “Selalu!!!!,modus nya menghindari lobang!!!, memang!,jalan ini bukn wewenang Pemkab OKU!,tapi???,berada di wilayah Pemkab OKU!!!,apa pejabat di OKU ini gak punya Otak!,gak punya nurani!!!,apa mau menunggu korban2 sampai menumpuk,berbaris seperti Babaranjang!!!, bagaimana kalo hal ini terjadi di keluarga bapak2 pejabat OKU?????????, memang mengerikan!,mulai dari turunan kolam renang,sampai perempatan Kemiling???,kita (pengendara roda dua), harus extra hati2,jika tidak???,siap2 otak dan darah tertumpah dijalan…!!!, semoga menjadi PEMIKIRAN,PERENUNGAN! Pejabat 2 OKU!!!!”tulisnya nampak kesal.

Kemarahan netizen ini dampak dari Kecelakaan Lalulintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya  di kawasan dekat GOR Baturaja Jalan Ir Sukarno, DesaTanjung Baru, Kecamatan Batura Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat (22/6) siang tadi  yang mengakibatkan satu orang tewas itu lantaran sang pengendara motor hendak mendahului bus AKAP namun terjebak di Lubang di jalan tersebut.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Lantas Polres OKU, AKP Candra Kirana Sik saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, jika kecelakaan lalulintas antara Pengendara Sepeda Motor Honda Kharisma BG 4295 NI yang dikendarai Yan Eko Hadi Irawan (32) warga Perum Glora Persada, Rajabasa, Kota Bandar Lampung, dengan 1 (satu) unit mobil Bus Pahala Kencana D 7804 AM dikemudikan Karninto lantaran kuat diduga akibat kerusakan jalan.

“Akibat kecelakaan lalulintas tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia. Korban mengalami luka pecah pada bagian kepala dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian jenazah di bawa ke RSUD Dr. Ibnu Sutowo Baturaja,” kata AKP Candra.

AKP Candra menceritakan, lakalantas terjadi saat di jalan lurus kawasan Jalinsum Jalan Ir Sukarno, DesaTanjung Baru, Kecamatan Batura Timur, Kab OKU. Sepeda motor yang dikendari korban berjalan dengan kecepatan tinggi dan berusaha mendahului mobil Bus Pahala Kencana yang dikemudikan Karninto.

Sepeda motor tersebut terjebak di jalan berlobang yang berada di tengah badan jalan lalu sepeda motor terpental ke depan dan pengendarannya terpental ke kiri atau masuk ke jalur jalan sebelah kiri.

“Saat bersamaan roda belakang sebelah kanan mobil bus melintas dan membentur kepala pengendara sepeda ,motor dan akhirnya pengendara terpental kembali ke tengah badan jalan. Pengendara sepeda motor meninggal,” ungkap AKP Candra.

Candra menegaskan pihaknya sudah mendatangi TKP dan mengamankan barangbukti serta mencari keterangan saksi-saksi. Selain itu pihaknya mengamankan Pengendara dan barang bukti (BB) serta melaksanakan pemeriksaan terhadap pengendara bus.(tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.