Pemprov Ramadhan
Banner april lebaran

Neymar Puji Kolektifitas Timnya, Langkah Bayern Terhenti Di Liga Champions

Neymar Puji Kolektivitas Timnya

 

 

JAKARTA,koranindonesia.id— Juara bertahan Liga Champions musim lalu, Bayern Munchen dipastikan gagal mempertahankan gelar mereka musim ini setelah disingkirkan Paris Saint-Germain di babak delapan besar. Kekalahan Bayer ini seolah menjawab misi revans Paris Saint -German (PSG) untuk menyingkirkan Bayern Munchen yang mengalahkan mereka di final tahun lalu, Walaupun mampu menang dengan skor 1-0 dalam laga leg kedua yang berlangsung di Parc de Princes, Paris hari Rabu (14/4/2021) dini hari .  Munchen tetap kalah agresivitas gol dikandang lawan.

Penyerang Paris Saint-Germain Neymar memuji semangat kolektif yang ditunjukkan timnya setelah mereka menyingkirkan Bayern Munchen. Neywar sendiri dalam pertandingan itu memiliki lima peluang   selama pertandingan, dua diantara membentur mistar gawan

Bintang Brasil seharga Rp 3,9 Trilyun  mengaku sangat senang, meskipun menerima kekalahan seperti dikutip  RMC Sport usai pertandingan di Parc des Princes. “Kami menghadapi tim yang hebat. Kami juga tim yang kuat dan kami menunjukkannya malam ini. Kami telah menyingkirkan juara Eropa. Sekarang kami berada di semifinal dan kami harus bekerja lebih keras lagi, meningkatkan permainan kami dan berharap untuk memiliki semifinal yang bagus.”kata pemain berusia 29 tahun ini.

“Benar bahwa kami banyak berbicara satu sama lain, kami benar-benar menunjukkan kolektivitas sebagai satu tim. Marquinhos berbicara kepada kami selama pertandingan untuk membantu mengatur kami. Kami melihat Angel Di Maria banyak berlari hari ini, kami harus memberi selamat kepada semua pihak.”

 

 

Jalannya laga di babak pertama memang lebih dikuasai tuan rumah PSG. Beberapa peluang emas sempat didapat, salah satunya aksi Neymar pada menit 38, namun bola hasil tendangannya hanya membentur mistar gawang Manuel Neuer.

Sementi berselang, kembali peluang emas didapat Neymar, namun lagi-lagi gagal membuahkan gol lantaran bola kali ini membentur tiang gawang sebelah kanan.

Bayern Munchen yang butuh menang dengan selisih dua gol akhirnya mampu membuka keunggulan pada menit 40 lewat gol mantan penyerang PSG, Maxim Choupo-Moting. Keunggulan 1-0 untuk Bayern Munchen pun bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, laga berlangsung semakin menarik. Kali ini Bayern Munchen yang lebih mendominasi pertandingan. Peluang didapat David Alaba pada menit 47 lewat tendangan keras kaki kiri, namun bola masih melebar di kanan gawang yang dikawal Keylor Navas.

PSG sebenarnya mampu mencetak gol penyama kedudukan pada menit 79 lewat aksi Kylian Mbappe, namun akhirnya dianulir wasit karena offside.  Memasuki menit 83, Bayern Munchen hampir mampu menggandakan keunggulan lewat aksi Leroy Sane, hanya saja kini bola masih melebar di kiri gawang Keylor Navas.

 

Selanjutnya Paris Saint-Germain akan menunggu pemenang antara Manchester City vs Borussia Dortmund untuk menjadi lawan mereka di semifinal, dengan calon juara Premier League saat ini memegang keunggulan 2-1 atas lawan mereka dari Jerman.

 

(red)

 

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.