Banner sumsel

Nekat Rampok Sopir Truk, Dua Pengamen Ini Diringkus Polisi

PALEMBANG, koranindonesia.id – Aksi nekat dua sekawan yang sehari-harinya berprofesi sebagai pengamen, masing-masing Ahmad Roni (17) warga Jalan Parameswara, Lorong Macan Putih,  RT 07/01, Kelurahan Bukit Baru, Ilir Barat I, Palembang, dan Muhammad Fadly (23) warga Jalan Kompleks Perumahan Pulo Gadung Permai Blok N, Kelurahan Karyabaru, Alang Alang Lebar, Palembang, mengakibatkan keduanya harus berurusan dengan anggota Tekab 134 Polresta Palembang.

Penangkapan berawal saat petugas menerima laporan dari korban Deni Silalahi (49) warga Perumahan Legenda Wisata Mozart G 8/16, RT 03/18, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, yang mengaku dirampok kedua pelaku saat melintas di kawasan simpang Macan Lindungan, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Kamis (11/4) sekitar pukul 00.00 WIB.

Bukan hanya tangan sopir truk ini yang terluka setelah ditusuk obeng oleh pelaku, namun korban juga harus kehilangan uang tunai sebesar Rp400.000. “Mereka ini menaiki mobil korban saat setop di lampu merah. Kawanan pelaku ini merampas uang korban, melukai dengan paku, dan memukul korban menggunakan gitar. Kini, mereka sudah kita amankan berikut barang bukti, berkasnya masih terus kami lengkapi,” ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab 134 Iptu Tohirin, kepada wartawan, Jumat (12/4/2019).

Kepada wartawan, tersangka mengaku sudah tiga kali melakukan hal yang sama, merampok para sopir untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, karena pendapatan sehari-hari yang diperoleh dari mengamen tidak mencukupi. “Sudah tiga kali pak. Kami mengancam korban dan menusuknya dengan paku jika melawan. Lalu, kami ambil uangnya. Setelah itu kami bagi rata dan uangnya sudah habis untuk makan sehari-hari,” ujar Ahmad Roni.

(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.