Banner sumsel

Nasib Subangkit di SFC Ditentukan Dua Laga

PALEMBANG,koranindonesia.Id-Manajemen Sriwijaya FC akhirnya memberikan ultimatum kepada Pelatih Subangkit. Langkah tegas itu terpaksa harus ditempuh oleh pengelola klub, demi menyelamatkan tim kebangaan masyarakat Sumatera Selatan ini, dari ancaman degradasi yang mengintai.

Keputusan tegas tersebut dikeluarkan oleh pengelola klub, sebagai perwujudan dari warning yang telah diberikan sebelumnya, kepada arsitek asal Pasuruan ini. Akibat rentetan hasil negatif yang di capai tim asuhannya, pada enam laga sebelumnya. Sejak dirinya di daulat sebagai pengganti Rahmad Darmawan diakhir putaran pertama.

Torehan 1 kemenangan, 1 imbang dan empat kekalahan yang di derita Teja Paku Alam dan kawan-kawan. Membuat mereka hanya mampu mengumpulkan dan menambah 4 poin. Alhasil, Laskar Wong Kito kini terdampar diurutan 14 klasemen sementara Liga 1 2018.

Asisten Manajer tim SFC Ahmad Haris membenarkan, prihal adanya ultimatim tersebut. Menurut dia, keputusan itu merupakan hasil rapat yang dilakukan oleh PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) selaku pengelola klub. Sebagai upaya untuk menyelamatkan tim  dari ancaman zona degradasi yang ada didepan mata.

“Kita sangat menyadari kondisi tim dan kesulitan yang dihadapi serta dialami tim pelatih saat ini. Karena itu, kita telah melakukan pertemuan dengan pelatih maupun pemain, untuk membicarakan hal ini, serta mencari solusi terbaik. Namun, kita harus tetap memberikan tenggat waktu,”terangnya.

Karena itu, dua laga selanjutnya menghadapi Bali United pada pekan ke-24 di kandang, Sabtu (6/10/2018) nanti dan pertandingan melawan Bhayangkara FC pada pekan ke-25 di partai away (menunggu perubahan jadwal). Menjadi kesempatan terakhir bagi Subangkit  untuk memperbaiki kinerja tim dan  membuktikan kualitasnya.

Apabila dalam dua pertandingan tersebut, eks pelatih Mitra Kukar dan PSIS Semarang  ini tidak berhasil memperoleh 4 poin. Maka kemungkinan besar, posisinya sebagai pelatih kepala SFC bakal tergeser. Itu artinya, Cak Su harus membawa tim didikannya, meraih minimal 1 kemenangan dan 1 hasil imbang, serta tidak boleh kalah.

“Kami juga meminta kepada  seluruh pemain, untuk terus memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Tapi apabila tidak memenuhi sesuai yang ditargetkan, maka akan kita evaluasi. Mungkin saja akan digantikan oleh pelatih lain,”tegas pria berkaca mata ini. (frd)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.