Banner sumsel

Naik Tipe, Polrestabes Palembang Dituntut Tingkatkan Pelayanan

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Setelah sekitar satu bulan Surat Keputusan Kapolri yang ditandatangani Tito Karnavian dikeluarkan, akhirnya Kepolisian Resort Kota (Polresta) resmi menjadi Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Palembang.

Kenaikan tipe yang telah dikeluarkan melalui SK yang ditandatangani per 2 Oktober lalu itu ditandai dengan upacara yang dipimpin Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri di halaman Mapolrestabes Palembang, Jumat (8/11/2019).

Kapolda mengatakan, peningkatan status ini merupakan tantangan dan tuntutan dari masyarakat akan tingginya harapan akan rasa keamanan dan peningkatan status ini juga harus diiringi dengan peningkatan pelayanan, pengayoman, perlindungan dan jaminan keamanan ke masyarakat.

“Palembang bukan lagi kota seperti beberapa tahun lalu, karena sudah menjadi pusat pemerintahan, perdanganan dan sejumlah aktivitas internasional. Untuk itu apa yang dibentuk saat ini adalah upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Firli usai memimpin upacara.

Firli menuturkan, peningkatan status ini merupakan reward bagi Polresta Palembang, karena menjadi salah satu dari tiga Polres di Indonesia yang mendapat predikat sebagai wilayah bebas korupsi.

“PR Kapolrestabes sekarang yakni bagaimana meningkatkan status dari wilayah bebas korupsi menjadi wilayah birokrasi bersih melayani dan ini yang kita harapkan,” tuturnya.

Selain Polresta Palembang, menurut Kapolda, ada beberapa Polres lain di wilayah Sumsel yang masih perlu dilakukan penelitian untuk peningkatan status, misalnya Polres Lubuklinggau. Serta di Sumsel juga ada dua Polres baru yang dibentuk, yakni Polres PALI dan Musirawas Utara (Muratara).

“Polres PALI Insya Allah akan diresmikan 12 November nanti, sedangkan untuk Polres Muratara akan diresmikan pada 14 atau 15 November. Semua itu karena Polri memberikan perhatian atas prestasi yang dicapai di jajaran Polda Sumsel,” imbuhnya.

Untuk jumlah personel, Firli menambahkan tentu akan disesuaikan dan pihanya juga telah memberikan bantuan 17 unit sepeda motor sebagai kendaraan operasional, mobil Raisa (pengurai masa) dan seminggu lalu juga sudah diserahkan lima unit sepeda motor.

“Kepangkatan di Polrestabes masih Komisaris Besar (Kombes) Pol namun esselon berbeda yakni 2 b1. Jadi artinya, alumni yang telah melaksanakan tugas di Polrestabes Palembang bisa langsung menjadi jendral,” tandasnya. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.