Banner sumsel

Nahas, Petugas Pemadam Kebakaran Ini Tewas, Akibat Terjatuh dari Mobil Damkar

LUBUKLINGGAU, koranindonesia.id – Eza Firmansyah Saputra (26), seorang petugas padam kebakaran Pemkot Lubuklinggau, menghembuskan nafas terakhirnya, usai menjalankan tugas memadamkan kebakaran yang terjadi di Kelurahan Nikan Jaya, kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, hari ini, Rabu (21/11/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian itu berawal saat terjadi kebakaran di Jalan Mangga II, Blok A5, No. 74, RT 01, Kelurahan Nikan Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan (Sumsel) sekitar pukul 10.12 WIB, hari ini.

Karena api yang berkobar saat itu sangat besar, mobil pemadam kebakaran (damkar) yang bertugas untuk memadamkan api pun mengalami kehabisan air.  Sehingga, korban Eza bersama beberapa anggota tim pemadam kebakaran lainnya, pergi menuju Kelurahan Siring Agung, untuk mengisi air kendaraan pemadam kebarakan (Damkar) yang dioperasikannya.

Namun, nahas bagi Eza, usai mengisi air dan bermaksud kembali menuju lokasi kebakaran, yang berada tidak jauh dari lokasi pengisian air, Eza terjatuh dari atas mobil ke jalanan beraspal. Diduga, korban Eza terjatuh, karena tersangkut pohon di sekitar tempat kejadian.

Akibatnya, Eza mengalami luka di bagian belakang kepalanya dan langsung dilarikan rekan kerjanya, ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Aisyah, Lubuklinggau, untuk mendapatkan pertolongan.

Korban sempat menjalani perawatan disana, namun jelang beberapa saat kemudian, korban pun menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit. Selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah duka, di Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, untuk disemayamkan keluarganya.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Lubuklinggau Irwan Suryadi, ditemui di rumah duka membenarkan, korban terjatuh dari atas mobil Damkar, usai mengisi air di Kelurahan Siring Agung.

“Eza bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran sudah dua tahun, dan bertugas di Posko Kecamatan Lubuklinggau Barat,” kata Irwan Suryadi kepada wartawan, Rabu (21/11/2018).

Dilanjutkannya, Eza merupakan pasangan pengantin baru, yang baru sekitar dua bulan mengarungi biduk rumah tangga. Dengan kejadian ini, keluarga besar Dinas Pemadam Kebakaran Kota Lubuklinggau, menyatakan rasa berduka yang sedalam-dalamnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Lubuklinggau, Kgs Ferry mengatakan, meninggalnya Eza saat bertugas memadamkan bencana kebakaran yang terjadi di Kelurahan Nikan Jaya, karena saat itu kondisi api belum berhasil dipadamkan.

Namun ditambahkannya, kondisi mobil Damkar yang dioperasikan Eza bersama sejumlah rekannya saat itu, kehabisan air. Sehingga, Eza bersama tim pun berinisiatif untuk mengisi air di Kelurahan Siring Agung, Kota Lubuklinggau.

“Usai mengisi air tersebut, Eza naik di atas mobil Damkar. Dan ini merupakan kecelakaan kerja,” tandas Kgs Ferry.

(san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.