Bhintan Shalawat

Nah, Waketum PPP Akui Hati Mbah Moen Untuk Prabowo

JAKARTA, koranindonesia.id – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Tamam Achda menegaskan doa yang dipanjatkan oleh KH Maimoen Zubaer (Mbah Moen) pada saat kunjungan Jokowi ke Pondok Pesantren Al-anwar merupakan aspirasi umat islam.

“Doa Mbak Moen yang menyebut Prabowo itu sesuai dengan aspirasi umat islam dan kaum santri,” ungkap Tamam Achda saat dihubungi, Minggu (10/2/2019).

Mbah Moen, jelas Tamam Achda, sangat mengetahui dan memahami keinginan umat islam Indonesia mengenai pemimpin masa depan. Rakyat menghendaki adanya perubahan kepemimpin untuk lima tahun berikutnya.

Dan yang mungkin dianggap bisa membela kepentingan umat islam saat ini adalah Prabowo. Makanya, di dalam doanya Mbah Moen menyebut nama Prabowo bukan Jokowi.

“Yang lebih menguatkan lagi adalah doa yang diucapkan merupakan apa yang ada di dalam hati dan pikirannya. Itu menunjukan Mbah Moen hatinya bersama Prabowo,” katanya.

Dukungan yang diberikan Mbah Moen, sesuai dengan apa yang dilakukan oleh PPP Khittah selama ini. Bahkan, PPP Khittah merupakan pihak yang lebih awal memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai capres di pemilu 2019.

Dukungan yang diberikan PPP Khittah kepada Prabowo dilakukan di Bojong Koneng. Ketika puluhan pengurus PPP Khittah bertemu secara langsung.

Perlu diketahui, doa yang diucapkan Mbah Moen viral di media sosial karena menyebutkan nama Prabowo. Padahal, yang berada di sampingnya adalah Jokowi.

Mbah Moen kemudian meminta maaf lantaran salah menyebut nama Jokowi dan justru mengatakan Prabowo. “Jadi saya kalau luput sudah tua, saya umur 90 lebih, jadi saya dengan ini saya untuk pribadi siapa yang di samping saya enggak ada kecuali Pak Jokowi,” jelas Mbah Moen.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.