Musim Kemarau, Herman Deru Ingatkan Warga Waspada Kebakaran

PALEMBANG, koranindonesia.id – Masyarakat Sumatra Selatan (Sumsel) diminta mewaspadai dampak yang mungkin timbul akibat cuaca panas dan musim kemarau yang kini tengah melanda sejumlah daerah di tanah air.

Harapan tersebut diungkapkan Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam sambutannya dihadapan jamaah salat jumat di Masjid Baitul Iman, Jalan Sakti Wiratama, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Sekojo Ujung, Palembang, Jumat (10/5/2019).

“Saya mendapat kabar dari BMKG di bulan Ramadan ini, Sumsel telah memasuki musim kemarau. Karena itu, saya meminta masyarakat untuk waspada terhadap dampak yang akan timbul seperti kebakaran dan sejenisnya,” kata Herman Deru.

Lebih lanjut, mantan Bupati OKU Timur dua periode ini menjelaskan, perilaku masyarakat yang tidak teratur dan terkesan mengabaikan hal-hal yang kecil, dan dianggap sepele justru kerap kali memicu terjadinya bencana kebakaran. Salah satunya perilaku membuang puntung rokok sembarangan.

“Saya minta berhati-hati saat membuang puntung rokok. Buang pada tempatnya, dan pastikan apinya sudah mati. Karena dari perbuatan kecil seperti ini bisa menyebabkan kebakaran, baik semak belukar maupun pemukiman warga,” ujarnya.

(FOTO/HUMAS PEMPROV)

Terkait dengan safari jumatnya yang rutin dilakukan, Herman Deru menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk silaturahmi dengan kalangan ulama dan umat. Disamping sebagai wadah menyerap aspirasi dari masyarakat sekitar.

“Kami dari kalangan umaro dan ulama harus sinerji dalam rangka memajukan pembangunan. Ini tentunya juga tetap mempertimbangkan kemaslahatan umat pada umumnya,” tambahnya.

Gubernur juga mengharapkan Masjid Baitul Iman, Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, Barak Banpres Sekojo Ujung ini, dapat mendirikan rumah tahfidz, dimana program ini diharapkannya, dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan generasi muda di Sumsel pada masa mendatang.

“Kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan seperti majelis taklim, rumah tahfidz, dan sebagainya itu merupakan salah satu benteng paling kuat untuk menghindari perbuatan negatif. Terutama kalangan orang tua harus bisa memberikan pendidikan agama yang baik sedini mungkin,” tandasnya.

Dikesempatan ini Gubernur H. Herman Deru berkenan menyerahkan bantuan uang sejumlah Rp10 juta, diperuntukan sebagai kas dan operasional masjid.
(rel)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.