Banner Pemprov 2020
3M Muba

Multilateralisme Dibutuhkan di Tengah Pandemi

JAKARTA, koranindonesia.id – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera menegaskan adanya pandemi Covid-19 merupakan waktu yang tepat untuk mendorong semangat multilateralisme. Kerja sama kolektif dibutuhkan untuk menangani pandemi, dilansirkan dari dpr.go.id.

“Pandemi tidak bisa diselesaikan tanpa kerja sama internasional, karena sifat pandemi menyeluruh. Every single country in the world has the same problem,” ujar Mardani dalam sambutannya sebagai keynote speakerWebinar BKSAP bertajuk “Urgensi Kerja Sama Internasional dalam menghadapi Pandemi Covid-19”, Kamis (19/11/2020). Turut hadir Anggota BKSAP DPR RI Fadhullah.

Politisi F-PKS saat ini menuturkan krisis kesehatan global akibat pandemi Covid-19 mengharuskan aktifitas diplomasi beradaptasi dengan cepat. Hingga saat ini, tak kurang dari 215 negara/ teritori yang terjangkit Covid-19. Menurutnya, parlemen juga berperan untuk merajut kerja sama internasional. Apalagi, diplomasi parlemen lebih fleksibel dibandingan diplomasi first track yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri.

Mardani membeberkan prioritas diplomasi parlemen di tengah pandemi Covid-19 adalah fokus pada isu-isu yang bersifat urgen dan bernilai strategis bagi Indonesia. Salah satunya mendorong peningkatan kerja sama internasional, terutama untuk tersedianya akses yang setara terhadap vaksin, obat obatan dan alat kesehatan bagi setiap negara.

Hal ini juga sejalan dengan diplomasi pemerintah. “Perlu kerja sama internasional lebih erat di masa sekarang terutama akses terhadap vaksin bagi para penyintas dan pasien yang masih mengidap Covid-19. Jika negara Afrika dan Asia tidak dapat vaksin, maka sama saja akan ada celah Covid-19 itu masuk kembali,” terang Mardani.

Selain semangat multilateralisme, dalam kesempatan ini, Anggota BKSAP RI Fadhullah juga menekankan pentingnya disiplin protokol kesehatan untuk keberhasilan memberantas Covid – 19. Menurut politisi Partai Gerindra itu, hal tersebut terbukti dengan ekonomi China yang tetap bertahan di tengah pandemi.

Karenanya, ia mengimbau masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. Masyarakat tetap sehat dan ekonomi tetap berjalan. “Memang akan ada vaksin, tapi efektivitas vaksin masih akan terus diuji. Yang sudah pasti untuk menangani Covid-19 adalah disiplin protokol kesehatan,” tandasnya.

(MT) 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.