Banner sumsel

Mulai Juni Honorer Pemkot Palembang Terima Honor Rp 3 Juta

PALEMBANG, koranindonesia.id- Kabar gembira untuk non Pegawai Negeri Sipil Daerah (non – PNSD) Kota Palembang, pasalnya pada Juni mendatang dipastikan akan menerima kenaikan gaji dari semula Rp2 juta menjadi Rp3 juta. Untuk merealisasikan kenaikan itu Pemerintah Kota Palembang harus menambah anggaran Rp80 miliar.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) merencanakan kenaikan gaji pegawai honorer dengan pertimbangan kesejahteraan pegawai dengan menyetarakan gaji sama dengan Upah Minimum Regional (UMR).

“Juni ini mulai berlaku, jadi kita naikkan menjadi Rp3 juta, agar setara dengan UMR kita yang saat ini sudah mencapai Rp2,9 juta,” katanya, Kamis (25/4/2019).

Selain kesetaraan dengan UMR, pertimbangan kenaikan gaji untuk honorer dilakukan karena memang menindaklanjuti aturan dari kementerian tentang peniadaan honor kegiatan.

“Dengan adanya kenaikan gaji ini, maka honorer tidak lagi menerima gaji di luar itu, yang selama ini jika ada kegiatan ada honornya, maka tidak ada lagi,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dengan besaran gaji Rp3 juta yang akan di terima honorer setiap bulan, maka juga akan ada pemotongan Rp50 ribu untuk digunakan pembayaran iuran kesehatan. “Dari Rp3 juta, ada potongan Rp50 ribu untuk BPJS mereka kelas 2,” jelasnya.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKAD) Kota Palembang, Hoyin Rizmu menjelaskan, kenaikan gaji merupakan kewenangan walikota, kalau sudah instruksi kenaikan maka akan ditindak lanjuti oleh BKAD soal perhitungan anggaran.

“Jumlah honorer kita ada kurang lebih 4000, kebutuhan anggaran jika gaji ini dinaikkan sedang kita kalkulasi. Kalau perhitungan umum saja dengan jumlah honorer yang ada di kali kenaikan Rp1 juta, maka perlu anggaran setidaknya Rp80 miliar per bulan untuk penambahan,” jelasnya.

Terkait dengan pemotongan, ditujukan untuk keperluan pegawai itu sendiri. “Sekitar Rp50 ribu pemotongan untuk kesehatan dan keselamatan kerja, jadi sekitar Rp37.500 untuk BPJS kesehatan dan Rp12.500 ribu untuk BPJS ketenagakerjaan,” ujarnya. (Iya)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.