Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

MUI Tegaskan Jangan Kaitkan Cadar, Jenggot, Cingkrang dan Agama dengan Teroris

 

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta semua pihak jangan langsung menilai pemakai celana cingkrang, cadar, jenggot dan agama tertentu sebagai teroris. Jangan menyederhanakan masalah penanganan terorisme di Indonesia dengan atribut yang hanya akan memperkerut suasana. Demikian ditegaskan Sekjen MUI, Amirsyah Tambunan.
“Lagi-lagi ini tuduhan yang tak berdasar. Semua pihak di masyarakat jangan terkecoh melihat masalah terorisme di permukaan saja,” ujar Amirsyah lewat keterangan tertulisnya, Minggu (4/4).
Amirsyah menegaskan bahwa teroris tidak ada hubungan dengan agama apa pun. “Tindakan terorisme tidak ada hubungannya dengan ajaran agama manapun,” ungkapnya.
Dia mencontohkan, teroris lokal di Amerika Serikat yang menyerang masyarakat dengan penembakan massal, tidak dikaitkan dengan agamanya
“Sekadar contoh terorisme dengan penembakan massal yang terjadi di El Paso, Texas, pada Minggu (4/8/2019) lalu diselidiki sebagai kasus serangan teroris domestik oleh para pejabat federal Amerika. Serangan yang menewaskan 22 orang itu telah memperbarui perdebatan tentang bagaimana melawan teroris domestik di Amerika,” ucapnya.
Menurut Amirsyah, masalah terorisme membutuhkan penanganan yang komprehensif dan integral serta ekstra hati-hati, baik ekstremisme kiri dalam bentuk liberalisme-sekularisme maupun kanan dalam bentuk menyalahgunakan agama untuk kepentingan kelompok atau golongan tertentu.
“Oleh sebab itu munculnya kelompok yang akan menebarkan ketakutan seperti gerakan terorisme akhir-akhir ini harus segera diakhiri,” ungkapnya. (Ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.