Banner Pemprov Agustus

MUI Minta Masyarakat Tidak Ragu Sekolahkan Anak di Pesantren

Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.(mui.or.id)

JAKARTA, koranindonesia.id – Ketua Bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Asrorun Ni’am Sholeh, meminta masyarakat untuk tidak ragu mengirim anaknya ke pesantren untuk menempuh pendidikan. Sebab pesantren menurutnya tetap menjadi alternatif pendidikan terbaik untuk anak.

Karena pengasuhan di pesantren berbasis keteladanan, dengan semangat kebersamaan, kesederhanaan. Serta kedisiplinan dengan pembiasaan akhlak baik.

“Saya mengimbau kepada segenap orang tua untuk tidak ragu menempatkan anaknya di pesantren sebagai alternatif terbaik tempat pendidikan dan pengasuhan putra-putrinya,”kata Niam keterangannya, Senin (11/07/2022).

“Pesantren tetap pilihan terbaik untuk pendidikan karakter. Pesantren merupakan lembaga pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan formal, informal dan nonformal dengan pendekatan keteladanan serta pengasuhan yang terintegrasi,”ujar dia.

Justru pengasuh Pesantren Al-Nahdlah itu menyarankan kepada setiap orang tua agar lebih selektif dalam memilih pondok pesantren sebelum menempatkan putra putrinya di sana. Misalnya dengan mengetahui kurikulum dan metode yang dipakai untuk pengajaran.

“Sebelum menempatkan anak, orang tua harus memahami dan mengetahui kondisi faktual pesantren, mulai dari siapa saja pengasuhnya, mata pelajaran yang diajarkan, serta aktifitas kesehariannya,”kata Niam.

Selain itu, dia juga meminta para pemilik pesantren untuk memperkuat tata kelola dan optimalisasi pelayanan pesantren. Hal ini menurutnya dapat membebaskan lingkungan pondok pesantren dari kekerasan seksual.

“Pengasuh pesantren juga perlu menguatkan tata kelola kepesantrenan untuk mengoptimalkan khidmat dan layanan pendidikan dan pengasuhan,”ujar dia.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.