Banner sumsel

Muba Segera Uji Terap Aspal Karet

MUBA,koranindonesia.id- Pelaksana tugas (Plt) Bupati Muba, Beni Hernedi menjadi pembicara pada sosialisasi  penggunaan aspal karet yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Bina Marga, dan Direktorat Preservasi Jalan.

Sosialisiasi ini menghadirkan pembicara lainnya, Direktur Preservasi Jalan, Dr Ir Hedy Rahardian MSE, Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan, Ir Edy Sutopo MSi dan Direktur Pusat Penelitian Karet, Dr Karyadi.

“Kami Pemkab Muba akan segera uji terap teknologi aspal karet pada tahun 2018 ini dengan menggunakan CSR non APBD. Untuk uji terap akan diterapkan pada jalan menuju perusahaan karet di Muba, saya wajibkan PU PR untuk menggunakan aspal campuran karet dengan catatan karet dari dalam daerah,” ujar Beni Hernedi.

Beni mengatakan, dengan penerapan teknologi aspal karet ini bisa meningkatkan harga karet dan berdampak perekonomian akan menjadi lebih baik. “Harapan harga karet setidaknya bisa kembali seperti tahun 2013, bisa 15.000/kg, pokoknya sudah lewat di atas 10.000/kg,” bebernya.

Dikatakannya, panjang jalan dalam wilayah Muba lebih dari 2000 km, selama ini aspal didatangkan 100 persen dari luar, sehingga tidak punya muatan konten lokal, jika aspal karet dapat direalisasikan tentu memberi nilai tambah bagi harga karet. Selain itu opsi pilihan ialah industri hilirisasi, termasuk industri lainnya baik skala UMKM atau besar, contoh produksi kecil seperti sendal jepit dan besarnya pabrik BAN.

Beni juga menjelaskan, Sejauh ini Pemkab Muba sudah mulai survei, karena juga harus siapkan petaninya mulai dari prilaku dan kualitas dari petani karet. Selain itu secara bertahap Pemkab Muba sudah memasuki tahapan paparan kerjasama dengan PT Jaya Trade Indonesia tentang pelaksanaan Aspal Karet di Kabupaten Muba.

“Kendala sekarang mengapa belum direalisasikan, karena kita menunggu regulasi dari pemerintah pusat, kita harus ada payung hukum dalam pelaksanaannya, makanya menunggu dahulu intruksi dari pusat dan pastikan dahulu hitungan yang kongkret,” jelasnya. (Les)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.