Call Center
Banner Muba 23 – 31 Juli 2021

MPPS Tolak Wacana Pemindahan Pembamgunan Masjid Sriwijaya

PALEMBANG, koranindonesia. Id – Masyarakat Peduli Pembangunan Masjid Sriwijaya (MPPMS) menolak keras wacana Pemprov Sumsel yang akan memindahkan lokasi pembangunan Masjid Sriwijaya dari lokasi awal di Jakabaring.

“Kami menolak tegas, karena pembangunan sudah ada bentuknya 20 persen lebih. Agar tidak menghabiskan uang negara, dipersilahkan dilanjutkan lagi,” kata Ketua MPPMS Sanusi saat dibincangi awak media, Senin (11/10/2021) siang.

Sanusi mengatakan, akan melakukan demo jika lokasi Masjid Raya Sriwijaya benar-benar dipindahkan dari Jakabaring.

“Jika itu statmen gubernur atau pemerintah provinsi, kami akan demo besar-besaran agar pembangunan Masjid Sriwijaya dilanjutkan di tempat semula. Di lokasi, sudah ada pembebasan lahan, sudah ada bentuk fisiknya,” tambah dia.

Untuk proses penegakan hukum terhadap tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya, dia meminta kepada pihak kejaksaaan untuk dilakukan pengecekan kembali dan jangan ada intervensi dari pihak lain.

“Kami meminta pengadilan harus melihat fakta, jangan diintervensi pihak manapun. Sehingga, pembangunan dan orang yang menjadi tersangka dilihat juga bahwa mereka pejuang pembangunan Masjid Sriwijaya,” jelas Sanusi.

“Jangan melihat perhitungan dari Universitas Tadulako, Palu yang kredibilitasnya B. Kita punya Unsri maupun universitas yang lain. Bagusnya harus dicek kembali oleh orang-orang atau instansi yang berkopenten,” tutur Sanusi.

Masih dikatakan Sanusi, pihaknya akan terbang ke Jakarta melakukan aksi damai di Kejagung RI, Rabu (13/10/2021) nanti.

“Kami akan roadshow di Jakarta, dan Rabu nanti akan melakukan aksi damai di Kejagung. Kita menyampaikan berkas sekaligus fakta-fakta yang terjadi di pembangunan Masjid Sriwijaya,” pungkasnya. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.