Banner Pemprov 2020
kopri

MotoGP Eropa: Marquez Sindir Pembalap Yamaha Tak Dihukum

JAKARTA, koranindonesia.id – Marc Marquez menyindir keputusan FIM MotoGP Stewards yang tidak mengurangi poin empat pembalap Yamaha jelang MotoGP Eropa 2020 setelah Yamaha dan dua tim Yamaha dinyatakan melakukan pelanggaran.
Dua pembalap Petronas Yamaha, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, serta dua pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino, tidak dijatuhi hukuman pengurangan poin meski FIM MotoGP Stewards memberi hukuman kepada pihak Yamaha.

Yamaha dihukum pengurangan 50 poin di klasemen kejuaraan dunia konstruktor MotoGP 2020. Monster Energy Yamaha dihukum pengurangan 20 poin di klasemen kejuaraan dunia tim. Sementara Petronas Yamaha mendapat pengurangan 37 poin.

Keputusan FIM MotoGP Stewards tidak menghukum empat pembalap Yamaha mendapat respons dari Marquez. Pembalap Repsol Honda itu mengeluarkan sindiran melalui Twitter.

“Sekarang diketahui ternyata para pembalap [Yamaha] tidak mendapat keuntungan dari keunggulan mekanik,” tulis Marquez melalui Twitter ditambah dengan emoticon orang tertawa dan orang sedang menepuk dahi.

Pihak Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM) tidak menjelaskan secara detail penyebab hukuman untuk ketiga pihak tersebut. FIM hanya menjelaskan Yamaha, Monster Energy Yamaha, Petronas Yamaha telah melanggar regulasi.

Yamaha diyakini terkena hukuman FIM karena melanggar regulasi homologasi mesin pada MotoGP Spanyol dengan menggunakan katup yang tidak sesuai dengan sampel atau spesifikasi yang diberikan sebelum MotoGP 2020.

Pada balapan MotoGP Spanyol 2020 di Sirkuit Jerez, Quartararo dan Vinales meraih finis 1-2. Jika pembalap Yamaha mendapat hukuman karena kesalahan di MotoGP Spanyol, maka Quartararo dan Vinales dipastikan dalam posisi sulit di perebutan gelar juara dunia MotoGP 2020.

Quartararo saat ini hanya tertinggal 14 poin dari pembalap Suzuki Joan Mir di puncak klasemen sementara jelang MotoGP Eropa 2020.

(MT)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.