Banner sumsel

Modal Kunci Pas, Rio Kuras Isi Kapal Sedang Bersandar

 

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Hanya bermodalkan kunci pas dan bekerja sama dengan penjaga malam, Rio Andriyansyah (21) sukses menggasak sejumlah barang dari dalam sebuah kapal yang sedang bersandar di tepian Sungai Musi, Kelurahan 29 Ilir, Kecamatan IB II Palembang.

 

Bahkan Rio bersama enam rekannya yang kini sedang diburu petugas, dapat mengulangi aksi kejahatan tersebut setelah bekerja sama dengan Andi (45) penjaga malam sekitar lokasi kejadian dan juga memberinya bagian.

 

Namun aksi kejahatan pria pengangguran ini terbongkar setelah ia dan Andi dibekuk anggota Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang yang dipimpin Ipda Andrean dari dua tempat berbeda, Minggu (20/10).

 

Bersama kedua pelaku aparat kepolisian juga mengamankan barang bukti kunci-kunci yang dipakai untuk melancarkan aksi tersebut serta sebilah pisau milik tersangka Rio.

 

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidum Iptu Ginting mengatakan, penangkapan dilakukan atas laporan yang diterima pihaknya beberapa waktu lalu.

 

“Dalam kasus ini kita amankan satu pelaku pencurian dan penjaga malam di lokasi kejadian yang bekerjasama dengan pelaku serta menerima imbalan sejumlah uang,” kata Ginting.

 

Dirinya menambahkan, atas perbuatan tersebut para pelaku akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman lima tahun penjara. “Menurut pelaku barang hasil kejahatan tersebut telah dijual ke kawasan Pasar Cinde dan saat ini kasusnya masih dilakukan pengembangan,” tambahnya.

 

Sementara itu Rio mengaku sudah dua kali melakukan aksi pencurian tersebut dan dilakukan tujuh temannya yang lain. Dari dalam kapal mereka mengambil tujuh unit AC, empat unit alat pemadam api, rantai jangkar, besi behel dan tembaga.

 

“Setiap dapat hasil, penjaga malam selalu diberi uang dan semua barang kami jual ke Cinde dapat sekitar Rp2 juta, tapi sudah habis dibagi-bagi. Kami masuk dari depan dan cuma bawa kunci pas untuk bongkas AC yang terpasang,” tuturnya.

 

Sedangkan tersangka Andi juga tak menampik bahwa dirinya juga mendapat bagian dari hasil kejahatan pelaku. “Sudah pernah saya cegah, tapi tidak didengar mereka, jadi saya biarkan,” kilah Andi. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.