Banner sumsel

Modal Gergaji dan Kain Sarung Empat Tahanan Kabur dari Rutan Pakjo

PALEMBANG, koranindonesia.id –  Empat tahanan  kasus narkoba Haryono, Subhan ,Ferry dan Syarif Hidayat, kabur dari rutan Pakjo Palembang pada Jumat (5/7/2019)

Mereka kabur dengan car mengergaji ventilasi dan memanjat pagar dengan kaij sarung.  Keempatnya divonis hukuman penjara masing-masing 20 tahun penjara.

“Mereka ini melarikan diri dengan cara menjebol ventilasi Blok D kamar dengan menggunakan gergaji, lalu memanjat pagar dengan kain sarung. Rencananya, mereka ini akan dipindahkan ke Lubuk Linggau, karena masih akan dikenakan TPPU, jadi belum dipindahkan,” papar Kakanwil Kemenkumham, Sudirman D Hurry, usia melakukan investigasi awal di Rutan Klas I Palembang,Sabtu (6/7/2019).

Dikatakan Sudirman, dirinya sedang melakukan pemeriksaan terhadap regu jaga, guna menyelidiki sumber bisa masuknya gergaji kedalam Rutan.

“Tim pemeriksa akan memeriksa seluruh regu jaga, terutama yang bertugas malam itu, mengenai gergaji tersebut, milik siapa dan bagaimana bisa masuk ke dalam sel. Bisa saja gergaji itu sengaja diselundupkan oleh napi, seperti yang pernah terjadi sebelumnya, napi menyelundupkan gergaji melalui sandal, karena yang namanya mafia narkoba akalnya lebih banyak,” tambahnya.

Kepala BNNP Sumsel, Irjen Jhon Turman melalui Kabid Pemberantasan, AKBP Agung Sugiono mengatakan, BNNP Sumsel akan membantu menangkap kembali empat tahanan yang kabur tersebut. Sedikitnya 15 personil dari BNNP diterjunkan, segera berkoordinasi dengan Polda Sumsel dan Rutan Palembang.

“Tiga pelaku berasal dari Lubuk Linggau, yang ditangkap di Palembang dengan barang bukti sabu seberat tiga kilogram. Ketiganya dikendalikan David Haryono, napi di Lubuk Linggau satu kelompok orang tujuh,” bebernya.(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.