Banner sumsel

MK Mulai Sidangkan Sengketa Pileg 2019

JAKARTA,koranindonesia.id– Kepala Bagian Humas dan Hubungan Dalam Negeri Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono mengatakan persidangan sengketa Pileg 2019 segera dimulai.

Dikatakannya Pihak MK telah menyampaikan panggilan sidang pemeriksaan pendahuluan kepada para pihak pada Selasa (2/07/2019) lalu. Agenda sidang pemeriksaan pendahuluan akan diselenggarakan pada Selasa (9/07/2019) hingga Jumat (12/07/2019). MK juga telah menetapkan tiga panel Majelis Hakim Konstitusi yang akan memeriksa sengketa Pileg 2019 ini. Setiap panel terdiri dari tiga orang hakim konstitusi.

Panel pertama terdiri atas Anwar Usman selaku Ketua, dengan anggota Enny Nurbaningsih dan Arief Hidayat. Panel II diketuai oleh Aswanto, dengan anggota Saldi Isra dan Manahan M.P. Sitompul. Panel III diketuai oleh I Dewa Gede Palguna, dengan anggota Suhartoyo, dan Wahiduddin Adams.

“Terdapat 260 dari 340 permohonan perkara, yang diregistrasi MK dalam sengketa Pileg 2019. Jumlah itu terdiri dari 250 sengketa DPR/DPRD dan 10 sengketa DPD,” ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu, (3/07/2019).

Dalam pemeriksaan berkas, pihak MK juga menemukan sejumlah permohonan yang diajukan oleh partai politik yang sama dalam satu provinsi. Menyikapi hal demikian, MK menggabungkannya menjadi satu perkara. Dari 260 perkara yang diajukan, sebanyak 248 perkara diajukan oleh parpol.

“Registrasi dilakukan dengan pencatatan permohonan ke dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dan penyampaian Akta Registrasi Perkara Konstitusi (ARPK) kepada para pemohon,” tandasnya

MK memiliki waktu hingga 30 hari kerja guna menuntaskan perkara sengketa Pileg 2019, sejak perkara dicatat dalam BRPK. Sesuai dengan PMK Nomor 2 Tahun 2019, MK memiliki waktu untuk memutus perkara dimaksud paling lama pada 9 Agustus 2019. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.