Minimalisir Tindak Kejahatan 3C, Polri Bangun Pos Pantau di Ogan Ilir

INDRALAYA, koranindonesia.id –  Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatra Selatan (Sumsel) Irjen Pol Zulkarnain didampinggi Kapolres Ogan Ilir (OI) AKBP Gazali Ahmad SIK MH,  meminta kepada seluruh jajarannya yang ada di Provinsi Sumsel untuk gencar menjaga keamanan dan menjalin silahturahmi dengan masyarakat.

Hal itu diungkapan Kapolda saat melakukan kunjungan ke lokasi tanah yang akan dibangun pos pantau di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (26/4/2018).

Kapolda menyatakan, agar anggota polisi untuk selalu memberikan keamanan kepada masyarakat terutama untuk meminimalisir tindakan kriminal pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau yang disingkat 3C.

“Tidak hanya di wilayah Kabupaten Ogan Ilir saja, hampir di seluruh wilayah Sumsel saat ini tindak kejahatan 3C masih sering terjadi,” kata Kapolda kemarin.

Kapolda juga menambahkan, dari hasil laporan yang masuk untuk di Kabupaten Ogan Ilir sendiri saat ini untuk peredaran narkoba juga semakin meningkat. “Ada laporan dari masyarakat bahwa di Kabupaten OI saat ini, peredaran narkoba sangat tinggi,” imbuhnya pula.

Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh jajarannya terutama di Kesatuan Reskrim (Sat Res) Narkoba untuk tegas melakukan pencegahan dan mengungkap masalah peredaran narkoba ini. “Ya, tidak menutup menutup kemungkinan adanya anggota kepolisian yang membekingi peredaran narkoba ini,  polisi jangan hanya sekedar menangkap pelaku narkoba lalu dilepaskan lagi, saya tidak segan-segan untuk memberikan sanksi jika ada jajaran yang melanggar,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad mengatakan, merasa sangat senang dengan kunjungan Kapolda untuk mengecek aset polri yang sudah dimiliki.  “Jadi kita makin tahu keberadaan aset polri dan perlu dijaga,” jelasnya

Dalam kesempatan itu juga, Kapolda dan rombongan memberikan  arahan agar semua jajarannya siap siaga dalam mengantisipasi bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang bakal terjadi, serta turut mensukseskan pelaksanaan MTQ ke 28 tingkat Provinsi Sumsel yang digelar di Kabupaten OI, termasuk pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang.

Dalam peninjauan langsung percepatan dalam upaya implementasi kerja tim terpadu pendaftaran percepatan sertifikasi tanah aset polri oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten OI, dan Polres OI tersebut pula, tampak juga hadir Kepala BPN OI beserta jajarannya.(snd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.