Banner sumsel

Minim Peserta BPJS Kesehatan, 7 Ulu Ditetapkan Kelurahan JKN

PALEMBANG, koranindonesia.id – Sebagai upaya jemput bola kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, ditetapkanlah Kelurahan 7 Ulu di Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel) sebagai Kelurahan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Salah satu alasan ditetapkannya kawasan padat penduduk di wilayah Kota Palembang ini sebagai Kelurahan JKN adalah, meski kawasan ini telah memiliki Fasilitas Kesehatan (Faskes) tingkat pertama, namun warga yang menjadi peserta BPJS Kesehatan disana, masih minim.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan, Kota Palembang masuk ke dalam Program Desa JKN. Lantaran di Palembang itu kelurahan, maka dipilihlah Kelurahan 7 Ulu dari 19 desa se-Nasional.

Pemilihan Desa JKN ini dinilai dari masalah kepesertaan, baik kepesertaaan JKN yang mandiri maupun pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Dibentuknya Kelurahan JKN di 7 Ulu untuk mengajak masyarakat setempat untuk dilayani JKN.

“Jumlah penduduk 7 Ulu ada 14.208 jiwa dan baru 40% menjadi peserta BPJS Kesehatan. Dengan adanya Kelurahan JKN, kita akan sosialisasikan manfaatnya, bagaimana cara pembayarannya dan memaksimalkan warga menggunakan pelayanan ini,” jelasnya.

Kepala BPJS Kesehatan cabang Palembang, Andi Ashar mengatakan, demi mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2019, maka dibuatlah program nasional ini. Desa JKN ini akan dilaunching pada 14 November mendatang. Program ini akan dievaluasi dalam satu tahun.

Ini menjadi suatu tantangan dalam mewujudkan pemerataan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan.

“Menjawab tantangan tersebut, BPJS Kesehatan pun mengembangkan program ini demi untuk mempercepat terwujudnya Universal Health Coverage (OHC),” ujarnya.

Lurah 7 Ulu Herry mengatakan, warganya di Kelurahan 7 Ulu ini termasuk kalangan menengah ke bawah dan banyak warganya yang bekerja serabutan.

“Untuk kepesertaan BPJS Kesehatan sangat rendah, sudah rendah banyak juga yang nunggak. Kami berharap nantinya ada upaya jemput bola,” pungkasnya.

(iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.