Minim Anggaran, ASN Pemkot Palembang Tak Dapat THR

PALEMBANG, koranindonesia.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Harobin Mastofa memastikan, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kota (Pemkot) Palembang, tidak akan menerima tunjangan hari raya (THR) Idul Fitri 1439 Hijriah tahun ini.

Menurut Harobin, kebijakan itu terpaksa dilakukan oleh Pemkot Palembang lantaran ASN di lingkungan Pemkot Palembang, baru saja menerima kenaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang jumlahnya mencapai 100%.

“Kebijakan pemberian THR tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran keuangan Pemkot Palembang. Kalau mesti dibayarkan semua, roboh kita, tidak ada anggarannya,” aku Harobin Mastofa, Rabu (6/6/2018).

Meskipun tidak ada THR bagi para ASN, namun Pemkot Palembang tetap akan memberikan gaji ke 13 para ASN yang akan dibayarkan pada Juli 2018 mendatang. “Kalau gaji ke 13 ini kan memang sudah dianggarkan, jadi aman. Kalau THR-kan tidak ada dalam anggaran. Sebelumnya, THR itu kan dibayarakan pemerintah pusat, tapi ini diserahkan ke pemerintah daerah. Jadi dengan tegas saya katakan, tidak ada THR,” ucapnya.

Diakui Harobin, walaupun ASN tidak menerima THR pada tahun ini, namun pihaknya tetap menganggarkan THR bagi pegawai honorer di lingkungan Pemkot Palembang dengan besaran sesuai masa kerjanya.

“Mereka (honorer) kan tidak ada TPP, jadi kita berikan THR. kisarana THR nya bervariasi, ada yang 70%, 50%, maupun 30% tergantung gaji dan lama mereka bekerja,” imbuhnya pula.

Rencananya, THR bagi para honorer ini akan diberikan sebelum para honorer menjalani libur hari raya Idul Fitri. “Bisa besok (kamis) atau Jumat. Mungkin Jumat ya, biar mereka tetap masuk bekerja, nanti kalau dikasih duluan, mereka langsung mudik. Pelayanan kita jadi terganggu,” tandasnya. (sen)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.