Banner sumsel

Meski Sudah Tersangka, Gerindra Tetap Lapor Ratna Sarumpaet

JAKARTA,koranindonesia.Id-Meski sudah dijadikan tersangka dan ditahan selama 20 hari oleh kepolisian terkiat penyebaran berita bohong penganiayaan (hoaks), tapi Partai Gerindra tetap melapor Ratna Sarumpaet dengan kasus serupa.

Sekretaris Lembaga Advokasi Hukum Gerindra DKI Jakarta, Mohamad Taufiqurrahman mengatakan Gerindra merasa dirugikan atas kebohongan yang disampaikan Ratna Sarumpaet. Untuk itu, pihaknya juga melaporkan hoaks penganiayaan tersebut.

“Ini sebagai bentuk penegakan hukum karena Gerindra sangat dirugikan atas peristiwa ini. Apalagi Pak Prabowo ketua kami,”katanya kepada wartawan saat dimintai keterangan di Jakarta, Senin (8/10/2018).

Dijelaskan Taufik laporan itu tetap dibuat untuk mempertegas tidak ada kaitan antara hoax penganiayaan dengan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dimana kabar yang didapat bahwa Gerindra cuci tangan mengenai masalah hoaks penganiayaan Ratna Sarumpaet yang menjadi viral.

“Sekali lagi kami sampaikan, Pak Prabowo tidak ada hubungan dengan hoaks penganiayaan itu, beliau hanya prihatin dan ingin kasus ini diselesaikan polisi, tapi kenyataannya Ratna Sarumpaet berbohong,” jelasnya.

Dipaparkan Taufiq laporan yang sudah dilayangkan adalah teregister dengan nomor LP TBL/5381/X/2018/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 6 Oktober 2018. Terlapor dalam kasus ini Ratna Sarumpaet.

Perkara yang dilaporkan adalah dugaan menyebarkan informasi untuk menimbulkam kebencian dan atau menyebarkan berita atau pemberitaan bohong dengan pasal 28 ayat 2 Jo pasal 45 ayat 2 UU RI No 19 tahun 2016 tentang atas perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 14 ayat 1 UU RI Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.  (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.