Banner sumsel

Meski Jadi Pengacara Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril : Bukan Berarti Saya Jadi Cebong

JAKARTA, koranindonesia.id – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menyatakan, meski dirinya menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, namun dirinya bukan lantas menjadi Cebong.

Yusril menyampaikan hal tersebut menanggapi kegaduhan yang sempat muncul terhadap keputusan itu. Menurut Yusril, banyak orang atau pihak menyebutnya sebagai ‘cebong baru’ karena dianggap mendukung pasangan calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 01.

“Saya dituduh cebong karena dianggap mendukung paslon satu. Masak jadi lawyer saja terus saya jadi cebong? Yang bener aja. Terus kemarin saya jadi lawyer HTI, apakah berarti saya HTI? Kita rasional saja. Ini langkah kita menyelamatkan partai. Percayalah, kita tidak akan bergeser dari komitmen awal sebagai partai Islam,” kata Yusril di acara Rapat Kerja Nasional Komite Aksi Pemenangan Pemilu PBB di Hotel Swissbell Kalibata, Kamis (29/41/2018).

Terkait tudingan ada kepentingan tertentu dalam keputusan itu, apalagi ia tidak meminta bayaran, Yusril Ihza Mahendra meminta semua pihak tidak melihat itu dari sudut pandang kecurigaan.

Untuk itu Yusril meminta keluarga besar partai termasuk konstituen dan simpatisan, agar berpikir jernih dalam menanggapi keputusannya menjadi pengacara tim pasangan Jokowi-Maruf Amin.

Ia memastikan, ada niat baik di balik keputusan tersebut, terutama untuk kepentingan partai dalam menghadapi Pemilu 2019.

“Yang penting dicatat, ini adalah keputusan strategis bukan ideologis. Kita berpolitik dengan cara berteman dengan semua pihak, baik dengan oposisi maupun dengan pemerintahan,” ungkap Yusril.

(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.