Banner sumsel

Meresahkan, Empat Pelaku Pungli di Jalan Lubuk Batang Ditangkap

BATURAJA,koranindonesia.id   – Empat orang pelaku pungutan liar (pungli) di Jalan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), akhirnya ditangkap polisi karena aksinya dinilai telah meresahkan para pengendara yang akan melintas di wilayah tersebut.

Keempat pelaku pungli itu adalah Herwin Nanda bin Kudri (15) dan Yanto (28), keduanya warga Desa Lubuk Batang Baru Kec. Lubuk Batang, lalu Wandi bin Sarif (30) warga Dsn. III Desa Lubuk Batang Baru Kec. Lubuk Batang dan Indi bin Irman (30) warga Dsn. IV Desa Lubuk Batang Baru Kec. Lubuk Batang.

Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari, melalui Kapolsek Lubuk Batang, AKP Ujang Abdul Azis, saat dikonfirmasi, Selasa (20/11), menjelaskan, penangkapan terhadap keempat pelaku pungli itu dilakukan Senin (19/11) sekitar pukul 10.00 Wib oleh anggota Polsek yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA Yudi Anto SE.

“Awalnya anggota mendapat informasi tentang indikasi adanya pungli yang dilakukan oleh masyarakat sehubungan dengan adanya Pembangunan Jembatan oleh PT HBI di Jln. Lintas Baturaja -Palembang Dsn. I Ds. Lubuk Batang Kab. OKU sehingga dilakukan penutupan jalan dan pengalihan arus bagi pengendara R4,” kata Kapolsek Selasa  (20/11/2018).

Berdasarkan informasi yang didapat menjelaskan bahwa indikasi pungli tersebut dilakukan oleh masyarakat Desa Kurup, Desa Lubuk Batang Baru dan Desa Lubuk Batang Lama Kec. Lubuk Batang Kab. OKU dengan modus mengarahkan kendaraan R4 untuk melalui jalan alternatif yang lebih cepat dan menghindari adanya kemacetan mengingat untuk sementara ini ada pengalihan arus yang di arahkan di Jln. Simpang 3 cor beton Kurup – Batu Kuning Baturaja..

Sehubungan dengan hal tersebut anggota Polsek Lubuk Batang langsung melakukan penyelusuran di lokasi – lokasi terindikasi adanya pungli yang dilakukan oleh masyarakat.

Adapun Rute tempat lokasi – lokasi indikasi pungli tersebut, yaitu Dsn. III Desa Kurup, Dusun Teleme Desa Lubuk Batang Lama dan Samping Kantor Camat Dusun I Desa Lubuk Batang Baru, Kec. Lubuk Batang Kab. OKU. “Dan setelah ditelusuri ternyata info itu benar. Kami pun berhasil mengamankan ke empat warga yang diduga melakukan pungli tersebut,” tegas Kapolsek.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh anggota Polsek Lubuk Batang dari hasil pungli tersebut sebanyak Rp. 118.000,- dengan rincian 1 lembar uang pecahan Rp. 20.000, 2 lembar uang lecahan Rp. 10.000, 12 lembar uang pecahan Rp. 5.000, 8  lembar uang pecahan Rp. 2.000, serta  2  lembar uang pecahan Rp. 1.000.

Dijelaskan Kapolsek, selama berlangsungnya penertiban pungli di Wilkum Kec. Lubuk Batang, anggota Polsek telah memberikan himbauan dan teguran kepada seluruh masyarakat yg terindikasi melakukan pungli di seputaran lokasi tersebut dengan tujuan untuk membubarkan semua aktifitas agar tidak melakukan kembali kegiatan pungli lagi.

Berdasarkan dari keterangan masyarakat sekitar menjelaskan indikasi pungli yang dilakukan oleh masyarakat tersebut bervariasi harga dari mulai Rp. 5.000,- s.d Rp. 50.000,-

“Kita akan terus melakukan monitoring dan penggalangan terhadap masyarakat yang terindikasi melakukan pungli di Wilkum Kec. Lubuk Batang Kab. OKU karena tidak menutup kemungkinan ada pihak – pihak lain yang memanfaatkan situasi sehingga akan terulang kembali terjadinya kegiatan pungli,” tandas Kapolsek. (tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.