Banner sumsel

Merasa Dibohongi, Ribuan Karyawan PT Minanga Ogan Ancam Mogok Kerja

BATURAJA,koranindonesia.id – Ribuan Karyawan Minanga Ogan kembali mendatangi Kantor PT  Pekebunan Minanga Ogan, Rabu (22/5/2019) untuk mempertanyakan hak atau gaji karyawan yang kembali tertunggak alias tak dibayarkan sesuai dengan kesepakatan yang telah ditanda tangani pada 12 Maret 2019 lalu.

Massa yang rata-rata buruh kasar tenaga lapangan perkebunan itu bahkan nyaris membakar kantor dan pabrik yang berada di satu komplek di Desa Lubuk Batang Kecamatan Lubuk Batang OKU.

Para karyawan mengemukakan salah satu point dari perjanjian tersebut ialah gaji para karyawan akan dibayarkan tepat waktu yaitu tanggal 20 setiap bulannya, namun kenyataanya sampai aksi karyawan ini dilakukan gaji tak  kunjung dibayarkan.

Zulkarnaen Owner PT Minanga Ogan didampingi GM Minanga Ogan Yusdi Simbolan menyatakan bahwa keterlambtan ini diakibatkan keuangan perusahan sedang tidak kondusif akibat harga CPO ( Crude Palm Oil) lebih rendah dari harga produksi,akan tetapi jika pabrik tak beroprasi maka Minanga Ogan akan terkena sangsi dari Mitra Usaha yang telah melakukan kesepakatan jual beli,sehingga mau tidak mau PT.Minanga Ogan harus memenuhi kuota yang telah disepakati.

Oleh karena itu pihak perusahaan sangat berharap sekali lagi kepada karyawan untuk bersabar hingga tanggal 28 kedepan.

“Tanggal 28 nanti kami berjanji akan membayar. Kami harap bersabar memang janji kemarin tidak tepat tapi nanya juga perusahaan,” katanya.

Perwakilan karyawan menuntut agar hak atau gaji mereka dibayarkan tepat waktu mereka tidak mau di undur- undur lagi, mereka minta dibayar hari ini juga Rabu (22/5/2019) jika tidak mereka akan melakukan aksi mogok kerja.

“Kami akan mogok kerja jika hak kami tidak dibayar hari ini juga,” ujar perwakilan karyawan.

Hingga berita ini diturunkan ribuan karyawan masih menduduki kantor PT Mitra Ogan.(tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.