Menolak Bayar Parkir di Depan PS Mal, Driver Taksol Dipukuli dengan Papan

PALEMBANG, koranindonesia.id – Setelah melakukan penyelidikan selama dua minggu akhirnya, anggota Unit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatra Selatan (Sumsel) berhasil meringkus pelaku penganiayaan terhadap sopir (driver) taksi online (taksol), Rizky Al Qodri, Jumat (1/2/2019).

Kanit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Bakhtiar mengatakan, ketika sama-sama berada di depan Palembang Square (PS) Mal, Jalan Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang, pada Selasa (1/1) lalu. Tersangka M Adi Topan alias Aloy (40), ditangkap saat berada di depan Rumah Makan (RM)  Sederhana, Jalan Merdeka, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang.

“Jadi motifnya, korban tidak mau memberikan uang kepada pelaku, dimana saat itu korban sedang memarkirkan mobilnya. Sempat terjadi pertengkaran, puncaknya sehingga tersangka dan temannya melakukan penganiayaan. Kini kami masih memburu, rekan tersangka yang sudah kami kantongi identitasnya,” papar Kompol Bakhtiar kepada wartawan, Jumat (1/2).

Kepada petugas, tersangka mengaku tersinggung atas ucapan korban yang menyebutkan, ‘Lebih baik ngasih anak yatim, dari pada ngasih kamu’. “Saat itu saya minta uang parkir pak. Lalu, dia berkata ‘Lebih baik ngasih anak yatim, dari pada ngasih kamu’. Jelas saya tersinggung, sehingga kami bertengkar. Memang dia sempat pergi, tapi ketika pukul 22.30 WIB, dia kembali datang dan kami bertengkar lagi. Masih bawaan kesal dengan ucapannya, saya dibantu Asep mengeroyok korban dengan memukulkan papan kayu ke wajah dan kepala korban,” ungkap warga Perumahan Griya Asri, Kecamatan Gandus, Kota Palembang ini, seraya menambahkan malam itu dirinya dalam pengaruh minuman keras (miras).

(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.