Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Menlu Retno Dorong Kerja Sama Ekonomi Hijau dengan Swedia

Jakarta,koranindonesia.id-Pekan diskusi bertajuk Sweden-Indonesia Sustainability Partnership/SISP Week pada telah dimulai pada hari Senin, 23 November 2020 dan akan dilakukan selama lima hari kedepan secara virtual.

“Kemitraan Indonesia-Swedia diharapkan dapat memberi nilai tambah bagi pemulihan ekonomi kedua negara di masa krisis akibat pandemi. Salah satunya melalui kerja sama ekonomi berkelanjutan dan lebih hijau,” demikian dikatakan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi pada pembukaanya.

Dilansir dari situs resmi Kemenlu,Menlu Retno juga menyampaikan bahwa kerja sama ekonomi berkelanjutan ini sejalan dengan pesan Presiden Joko Widodo dalam KTT G20 yang baru saja berlangsung. Menlu Retno mengajak pihak Swedia untuk terus mendorong peningkatan kerjasama bilateral, khususnya melalui investasi dalam industri hijau, penerapan teknologi hijau, peningkatan kapasitas, seraya terus memberikan peluang bagi kaum muda kedua negara untuk berkolaborasi.

Acara SISP Week selama lima hari ini (23-27 November 2020) adalah bagian dari rangkaian peringatan 70 tahun hubungan diplomatik RI-Swedia. Perdana Menteri Swedia Stefan Löfven dan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BRIN Bambang P.S. Brodjonegoro juga memberikan sambutan pembukaan di acara yang dihadiri oleh kalangan pemerintah, pengusaha dan akademisi kedua negara.

Dalam pesan video sambutannya, PM Stefan Löfven mengapresiasi kesamaan pandangan antara Indonesia dan Swedia dalam berbagai isu internasional, seperti multilateralisme, perdagangan bebas, perubahan iklim, tatanan dunia yang berbasis aturan, dan kesetaraan gender. Tidak kalah pentingnya, PM Swedia juga mengajak Indonesia untuk bekerjasama meningkatkan solidaritas lintas batas negara dalam menghadapi pandemi COVid-19 yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan melebarnya kesenjangan ekonomi.

SISP Week mengangkat topik-topik terkait penguatan kemitraan yang berkelanjutan, yaitu: (i) Pencapaian Agenda 2030 dan inovasi (23/11), (ii) Transportasi perkotaan (24/11), (iii) Transisi energi bersih (25/11), (iv) Pengelolaan air dan sanitasi (26/11), (v) Kesehatan (27/11).

Swedia merupakan salah satu mitra penting Indonesia di Eropa. Hubungan diplomatik kedua negara telah dimulai sejak tahun 1950. Dalam kurun waktu 70 tahun hubungan kedua negara, terdapat berbagai capaian kerjasama yaitu di bidang ekonomi, perdagangan dan investasi, pariwisata, transportasi dan pendidikan.(ril)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.