Banner sumsel

Menko Kemaritiman Sayangkan Kasus Suap Proyek Meikarta

JAKARTA, koranindonesia.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ikut mengomentari kasus suap perizinan pembangunan proyek Meikarta.

Ia menyayangkan kejadian yang menyeret pejabat Pemkab Bekasi hingga petinggi Lippo Group tersebut.

“Kalau memang ada masalah ya hukum berlaku. Tapi ini memang ya, kita sayangkan kok sampai jadi begitu,” kata Luhut kepada wartawan, di Kantor Kemenko Maritim, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Karena seperti diketahui, meski posisi Luhut adalah Menko Kemaritiman, namun pada 29 Oktober 2017 silam, Luhut hadir saat Lippo Group meluncurkan topping off tower Meikarta.

Meski begitu, ia berpesan agar pengembang Meikarta patuh menjalani proses hukum di KPK.

“Saya kira biarin saja diproses, hukum berjalan. Tapi proyek itu kan bagus. Bahwa, ada masalah teknis seperti di dalam, biar diselesaikan secara hukum aja ya,” timpalnya.

Mega Proyek Meikarta (FOTO/IST)

Kasus dugaan suap terkait perizinan proyek Meikarta terungkap, dari operasi tangkap tangan KPK di Kabupaten Bekasi dan Surabaya.

Para tersangka itu diduga terlibat suap pengurusan izin untuk mega proyek Meikarta. Adapun, komitmen fee untuk pengurusan berbagai perizinan di proyek seluas 774 hektare tersebut mencapai Rp13 miliar. Namun, diduga suap yang baru terealiasi adalah sebesar Rp7 miliar.

(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.