Banner sumsel

Menjambret Sampai Korban Meninggal, Panji Diganjar Timah Panas

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Aksi jambret yang menewaskan korban Lidia Septiani di Jalan Husin Basri, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang pada 17 Agustus lalu akhirnya terungkap.

 

Pelaku yakni Panji Septiadi (31) dijemput Tim Tekab 134 Satreskrim Polresta Palembang dari kediamannya di Jalan Pahlawan Kemarung, Lorong Durian, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU pada Rabu (16/10).

 

Namun karena berusaha kabur dan dianggap membahayakan saat akan diamankan, pelaku terpaksa mendapat tindakan tegas dengan timah panas di kaki kiri dari tim khusus anti bandit Polresta Palembang.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara didampingi Kanit Tekab Iptu Tohirin mengatakan, pelaku merupakan spesialis jambret lintas kabupaten yang selama ini juga kerap meresahkan warga Palembang.

 

“Penangkapan dilakukan setelah melakukan penyelidikan atas laporan suami korban. Karena korban meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motor saat berupaya mengejar pelaku,” kata Yon saat memimpin pres rilis hasil ungkap kasus, Jumat (18/10/2019).

Aksi jambret tersebut dilakukan tersangka secara sendirian, saat korban mengendarai sepeda motor tiba-tiba dipepet pelaku dari sebelah kiri serta merampas dompet berisi satu unit ponsel, uang Rp450.000 dan sejumlah kartu berharga.

 

Atas kejadian itu korban langsung mengejar pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio M3 BG 3083 ACR. Namun korban menabrak motor pelaku dan membuatnya terjatuh hingga meninggal dunia.

“Saat itu saya memang langsung lari, tapi tidak menyangka kalau korban sampai meninggal dunia,” ucap Panji.

 

Dirinya mengaku baru sekitar 15 hari pulang ke kampung halaman di Baturaja dan uang milik korban juga sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari.

“Untuk berkas-berkas dan dompetnya sudah saya buang, tapi ponselnya saya pakai sendiri dan itu disita polisi,” imbuhnya. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.