Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Meninggal Mendadak Terkena Serangan Jantung, Media Internasional Ikut Berkomentar Soal Markis Kido

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Media internasional memberitakan meninggalnya pemain bulu tangkis Indonesia Markis Kido. Pemain ganda yang berpasangan dengan Hendra Setiawan itu dikenal atas prestasinya di kancah internasional, termasuk peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008.

Selain itu Kido juga menyabet gelar juara dunia serta medali emas di pesta olahraga tingkat Asia Tenggara dan Asia.

Media Malaysia The Star, mengutip cuitan dari Federasi Bulu Tangkis Dunia BWF, melaporkan Kido meninggal dunia karena serangan jantung di usia 36 tahun.

“Spesialis ganda itu meraih emas di Olimpiade Beijing 2008 berpasangan dengan Hendra Setiawan, setahun setelah pasangan itu meraih gelar ganda putra pada kejuaraan dunia di Kuala Lumpur,” demikian laporan The Star, pada Senin tengah malam.

Dia juga merebut gelar Juara Dunia 2006 serta medali emas Asian Games 4 tahun kemudian, juga bersama Hendra Setiawan.

Selanjutnya media India, India Today, melaporkan, Markis Kido meninggal pada usia 36 tahun karena serangan jantung.

Disebutkan, Markis Kido dan pasangannya, Hendra Setiawan, sebagai pemain ganda putra kenamaan dengan berbagai gelar dan medali.

“Kido dan Setiawan menjadi pasangan yang tangguh dan cukup lama mendominasi di ganda putra. Mereka kemudian memenangkan emas Asian Games pada 2010.”

Disebutkan pula Kido sempat bermain di Liga Badminton Premier India pada 2018. Bintang Indonesia itu juga berpasangan dengan beberapa pemain India, salah satunya bersama Jwala Gutta, saat bermain untuk Hyderabad pada 2016.

“Mengejutkan, Markis Kido. Tidak bisa dipercaya. Sungguh pemain legendaris! Pergi terlalu cepat!” kata Gutta, seraya membagikan foto saat bermain dengannya.

Selanjutnya media Uni Emirat Arab, Khaleej Times, melaporkan Kido meninggal akibat serangan jantung.

“Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyatakan dalam pernyataan, mantan pemain Candra Wijaya melihat Kido pingsan saat bermain bulu tangkis di sebuah kompleks olahraga di Tangerang. Kido bermain bulu tangkis di tempat tersebut setiap Senin,” demikian isi laporan.

Ketua PBSI Agung Firman Sampurna mengatakan, kematian Kido merupakan kehilangan besar bagi keluarga bulu tangkis Indonesia yang saat ini tengah mempersiapkan diri untuk Olimpiade Tokyo.

(Ari)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.