Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba vaksin maret 2021

Menhan: Kerja Sama Semua Satuan TNI Kunci Pertahanan Negara

Jakarta,koranindonesia.id-Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menekankan pentingnya meningkatkan kerja sama erat antar satuan Tentara Nasional Indonesia (TNI), sehingga tercipta postur kekuatan pertahanan negara yang kuat.

Hal ini disampaikan Menhan saat memberikan pembekalan kepada peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Tahun 2021, di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI Cilangkap, Selasa (16/2/2021).

Menhan pada kesempatan tersebut, didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Menhan menegaskan, tercapainya pembangunan postur kekuatan pertahanan negara yang kuat itu, tidak boleh terlepas dari rancang bangun para pendiri bangsa dan tertuang dalam UUD 1945, yakni sistem pertahanan rakyat semesta.

Pada Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 mengamanatkan bahwa, “setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”. Kemudian dilanjutkan dengan Pasal 30 ayat (1) dengan penegasan pernyataan “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usha pertahanan dan keamanan negara”.

“Dua kali dalam satu konstitusi, dua kali para pendiri bangsa menegaskan sistem pertahanan kita, artinya sistem pertahanan kita adalah pertahanan keamanan rakyat semesta, yang melibatkan seluruh rakyat ikut memikul tanggungjawab,” tegas Menhan.

Rapim TNI Tahun 2021 mengambil tema “TNI Kuat, Solid, Profesional, Dicintai Rakyat, Siap Mendukung Percepatan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi, serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Demi Keutuhan NKRI”, yang dilaksanakan melalui tatap muka dan video conference.

Sementara peserta yang mengikuti Rapim TNI Tahun 2021 sebanyak 333 orang, yang terbagi secara tatap muka 75 orang yang terdiri dari para Kepala Staf Angkatan, para Perwira Tinggi (Pati) TNI Bintang Tiga dan Dua dari Mabes TNI dan Mabes Angkatan, Pati Bintang Tiga dari Kementerian/Lembaga, perwakilan Pati Wanita TNI, dan perwakilan Kolonel Alumni 1994 sampai 1998.

Sedangkan video converence diikuti sebanyak 258 orang di 72 lokasi, yang terdiri dari Pati bintang tiga, Pati bintang dua, Pati bintang satu struktural Mabes TNI dan Angkatan dan Pati bintang dua yang non struktural di Kementerian/Lembaga.(YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.