Banner sumsel

Menghina Al-Quran Ario Febriasyah Diamankan Polres Mura

Muratara koranindonesia.id– Jajaran Polres Musirawas mengamankan Ario Febriansyah (28) warga asal Desa Srijaya Makmur, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) yang sempat menjadi viral di dunia sosial media yaitu facebook karena diduga mencoret-coret dan menginjak Al quran kitab suci umat Islam.

Pemilik akun  Facebook (FB) atas nama Ario Febriansyah akhirnya diamankan oleh pihak Polres Musi Rawas (Mura). Dalam akun facebook miliknya, beredar foto-foto dirinya mencoret-coret dan menginjak Al qur’an. Dirinya juga sempat menantang aparat maupun warga yang ingin menangkapnya dengan memposting alamat tempat tinggal sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang di posting diakun fecebook miliknya.

Kapolres Musi Rawas, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Nibung, Iptu Amirudin lskandar membenarkan pelaku diduga penghina Al quran kitab suci bagi umat muslim sudah diamankan dan diserahkan ke Polres Musirawas.

“Pelaku sudah kita amankan dan akan diproses secara hukum,” ungkapnya.

Sementara Camat Nibung, Meizar Sukarda mengatakan sekitar pukul 12.00 wib pihaknya bersama Kapolsek Nibung sudah mendatangi rumah Ario Febriansyah dan menjemputnya untuk diamankan.

“Kemudian, sekitar pukuL 16.00 wib Kapolsek Nibung memberitahu saya untuk menyerahkannya tersangka ke Polres Musi Rawas untuk ditindak Lanjuti sesuai dengan proses hukum,” katanya Senin (18/6/2018)

Menurut Meizar, jika mengatakan kelainan kejiwaan masih terlalu cepat karena itu bukan keahliannya untuk menilai, karena  saat ditanya alasan pelaku melakukan hal tersebut  tidak masuk akal sama sekali. Salah satu alasannya menghina Alquran karena Presiden Jokowi tidak memberinya KTP.

Jadi  nanti tim dari psikiater Polres Musi Rawas untuk mengecek kejiwaannya.

“Orang tuanya pun legowo saat kita membawa anaknya untuk diamankan di Polres, karena aksinya menghina Alquran sudah sering ditegur dan tidak juga dihiraukan oleh anaknya,” pungkasnya. (San)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.