Banner sumsel

Mengerikan, Usai Dikalahkan Kroasia Keluarga Kiper Argentina Diteror

PALEMBANG, koranindonesia.id – Blunder yang dilakukan kiper Argentina, Willy Caballero hingga mengakibatkan kekalahan telak La Albiceleste, julukan tim nasional Argentina, atas Kroasia 3-0, berimbas pada kehidupan pribadi sang penjaga gawang.

Siapa sangka, foto yang diposting Caballero di akun Instagram miliknya sebelum kompetisi dimulai, yang berpelukan dengan kedua anak perempuannya Guillermina dan Aitana, menuai pelecehan pribadi yang kejam secara online.

Dikutip koranindonesia.id dari The Sun, Sabtu (23/6/2018) menyebutkan, pascakekalahan mengejutkan di Nizhny Novgorod pada Kamis malam waktu setempat, sejumlah pengguna media sosial justru meninggalkan pesan-pesan menyeramkan di kolom komentar foto tersebut.

Beberapa komentar berharap penyakit serius menimpa penjaga gawang berusia 36 tahun itu dan keluarganya, sementara yang lain meninggalkan komentar bernada ancaman melewati batas. Beberapa pengguna membuat ancaman perkosaan terhadap istri dan anak perempuan Caballero. Mengerikan!

Willy Caballero menjadi target ancaman teror keji terhadap keluarganya, dari kesalahan yang dilakukannya terhadap Argentina, di Piala Dunia 2018. Diketahui kesalahan mengerikan dilakukan Caballero, hingga membuatnya dituding menjadi penyebab kekalahan telak Argentina atas Kroasia.

Pemain berusia 36 tahun itu dibiarkan putus asa karena peran yang dimainkannya, dinilai telah merusak peluang timnya lolos ke babak sistem gugur turnamen. Bahkan, bintang Chelsea kini telah menjadi subjek penyalahgunaan online yang memuakkan yang ditujukan untuk dirinya dan keluarga mudanya.

Sejauh ini, Argentina masih punya peluang untuk lolos dari Grup D, jika mereka bisa menang besar atas Nigeria dan Islandia kalah dari Kroasia. Namun, baik Sergio Aguero maupun Javier Mascherano mengakui, Albiceleste butuh keajaiban jika mereka ingin melaju ke babak 16 besar di putaran final Piala Dunia kali ini.

Skuad Argentina sekarang sedang mencoba untuk bersatu dalam latihan dan mengangkat kepercayaan diri mereka kembali, dalam salah satu turnamen yang disebut-sebut jadi turnamen terburuk yang pernah dilakoni Argentina sejauh ini.(ded)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.