Banner Pemprov Agustus

Mengaku Polisi, Dua Sekawan Curi Truk Tanki Minyak

Palembang, koranindonesia.id—Mengaku sebagai anggota polisi, Mgs Ahmad Khuzairi (29) bersama rekannya Hendra Saputra (20) nekat membawa kabur satu unit mobil truk tanki bermuatan minyak sawit milik perusahaan swasta di Pendopo, Kabupaten PALI, Sumsel.
Keduanya harus meringkuk di sel tahanan, usai ditangkap Unit Reskrim Polsek IT II Palembang di kediaman masing-masing, Senin (27/9/2021) malam. Khuzairi di kawasan Keluarahan Srijaya, Kecamatan Alang Alang Lebar. Sedangkan, Hendra di Jalan Kancil Putih 5, kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan IB I Palembang.

Berdasarkan data dihimpun, aksi pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut terjadi di Jalan Bambang Utoyo, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan IT II Palembang, Jum’at (2/9/2021) sekitar pukul 23.00. Bermula ketika sopir truk Wawan membawa minyak daru PALI dengan tujuan Palembang.

Setiba di lokasi kejadian, kedua pelaku bersama rekannya R yang masih buron menghentikan kendaraan korban dan mengaku sebagai polisi. Merasa ketakutan, Wawan melarikan diri ke Pos Satpam Andovelin Rajarja untuk meminta pertolongan. Oleh ketiga korban dikejar hingga ke pos keamanan tersebut.

“Dari interogasi, mereka sempat menunjukan kartu anggota. Lalu korban diajak keliling dan dimintai uang damai sebesar Rp5 juta. Namun korban hanya bisa memberi Rp 2 juta, setelah minta transfer kepada keluarganya karena butuh uang,” kata Kapolsek IT II Palembang Kompol Yuliansyah saat pers rilis, Rabu (29/9/2021) siang.

Kemudian uang Rp 1,9 juta diambil pelaku di rekening korban melalui ATM. Selanjutnya korban di turunkan pelaku di dekat kantor walikota Prabumulih dan ditinggal begitu saja.

“Dari keterangan tersangka Khuzairi dihadapan anggota kita, dia mengaku cuma ikut karena diajak Rahmad tahunya dia seorang anggota polisi karena ada KTAnya, jadi kami percaya, yang rencanakan semua ini adalah dia,” jelasnya.
Yuliansyah mengatakan, modus operandi pertama mobil tangki mereka buntuti menggunakan mobil saat di lokasi mereka stop dan mengaku anggota langsung hadang, dia lari masuk pos satpam. Para pelaku pun datangi pos Satpam ngaku polisi.

Tersangka R pun menunjukan KTA polisi ke satpam, korban di lepas sehingga para pelaku membawa naik mobil keliling, kemudian para pelaku meminta uang Rp 5 juta, tapi korban kasih Rp 2 juta setelah.

“Kita jerat kedua pelaku dengan pasal 365 KHUP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman penjara di atas lima tahun ikut juga di amankan barang bukti baju kaos dan celana milik pelaku,” tutupnya. (depe)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.