Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Mendikbud Lantik Dua Pimpinan Perguruan Tinggi Dan Pejabat Struktural

JAKARTA, koranindonesia.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim melantik Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) periode 2021-2025 Sumaryanto, Direktur Akademi Komunitas Negeri Seni dan Budaya Yogyakarta Supadma serta sembilan pejabat struktural di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), di Jakarta, Kamis.

“Kami berharap UNY mampu mencetak tenaga pendidik dan tenaga profesional yang bukan hanya mumpuni di bidang keilmuannya, namun juga mampu berperan sebagai suri tauladan serta fasilitator dalam menanamkan nilai-nilai moral dan nilai-nilai budaya bangsa,” ujar Nadiem dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Nadiem yang hadir secara virtual itu mengatakan bagi yang nantinya menjalankan profesi sebagai pendidik atau menjalankan tugas profesional di berbagai bidang, diharapkan mampu memberikan pendidikan karakter bagi para siswa.​​​​​​​

Mendikbud melanjutkan, hal itu akan terwujud jika di lingkungan perguruan tinggi tempat para mahasiswa menimba nilai-nilai pendidikan karakter diperkenalkan dengan baik dalam ruang pembelajaran maupun ruang pergaulan.

“Hal ini tentunya menjadi salah satu tugas pimpinan perguruan tinggi untuk menjamin terwujudnya penghargaan dan pelaksanaan nilai-nilai positif,” ujar dia dilansir antara.

Mendikbud berharap kepada Supadma untuk dapat menjamin kebutuhan lokal masyarakat terpenuhi dalam konteks kemajemukan bangsa. Hal itu sesuai dengan tujuan didirikannya Akademi Komunitas yang memiliki salah satu tujuan agar masyarakat berkesempatan mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan atau teknologi tertentu yang berbasis keunggulan lokal atau memenuhi kebutuhan khusus.

“Akademi Komunitas adalah salah satu contoh bahwa pendidikan mengakui keberagaman, termasuk dalam kebutuhan mengakses pengetahuan dan teknologi sesuai kebutuhan lokal,” katanya.​​

Mendikbud mengingatkan bahwa pada tingkat pendidikan tinggi masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan dalam rangka melaksanakan transformasi pembelajaran.

“Respons perubahan ekonomi dan sosial yang melaju kian cepat dengan cara menghasilkan lulusan yang unggul, kompeten, berbudaya, dan berkarakter serta mampu menghadapi tantangan zaman,” ujar Mendikbud, berharap.

Kemendikbud telah meluncurkan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka, yang mana fokus pembelajaran berpusat pada mahasiswa sehingga mahasiswa memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan diri.

“Dengan demikian diharapkan mahasiswa akan lulus sebagai pribadi yang lebih kompeten, kreatif, inovatif, dan memiliki karakter kemandirian serta kewirausahaan yang kuat. Tentunya dibutuhkan komitmen dan kerja keras bagi para pimpinan perguruan tinggi dan seluruh civitas akademika serta para pemangku kepentingan,” ucap dia.

(ant)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.