Banner sumsel

Memasuki Musim Hujan, Lahat Waspada Longsor

LAHAT, koranindonesia.id – Akhir Oktober 2018 mulai memasuki musim hujan di Kabupaten Lahat.

Sebelumnya saat musim kemarau sempat terjadi beberapa kebakaran lahan di Bumi Seganti Setungguan, maka pada musim penghujan ini daerah bekas kebakaran tersebut bisa berpotensi longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, Marjono mengatakan, sesuai prediksi BKMG bahwa musim penghujan akan terjadi pada minggu keempat Oktober. Pada musim penghujan, Kabupaten Lahat rawan terjadi longsor.

“Selain beberapa titik rawan longsor yang sering terjadi, pada lahan yang terbakar saat kemarau lalu, juga bisa berpotensi longsor,” ujar Marjono, Minggu (28/10/2018).

Dilanjutkannya di daerah bekas kebakaran tersebut seperti di Terkul, Kecamatan Pulau Pinang , Jalan Pulau Pinang – Tinggi Hari dan Kawasan Gumay Ulu.

“Disana sempat terbakar, jadi saat hujan rawan longsor,” tambahnya.

Sementara daerah rawan longsor lainnya seperti di Jalan Tanjung Sakti – Mana Bengkulu Selatan. Selain itu, juga air datangan yang bisa naik secara tiba- tiba seperti di Kawasan Kikim dan Kecamatan yang berada di pinggiran Sungai Lematang.

Untuk itu dirinya mengimbau, masyarakat dapat lebih waspada. Lantaran pada musim hujan bisa terjadi longsor, pohon tumbang dan naiknya permukaan sungai.

“Lebih tingkatkan kewaspadaan, karna untuk longsor ini tidak bisa terdeteksi. Jika terjadi bencana segeralah melapor, anggota kita standby 24 jam,” tukasnya.
(sfr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.